Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Siti Nur Azizah telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Tangsel. Didampingi Ruhammaben sebagai wakilnya, dan partai pengusul serta pendukung, ia mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Sabtu (5/9/2020).
Pasangan calon (Paslon) ini menjadi pendaftar kedua setelah dihari sebelumnya, Jumat (4/9/2020), Paslon Muhamad_Saraswati menjadi pendaftar pertama.
Azizah yang juga puteri Wapres RI Ma’ruf Amin, mengaku mendapatkan wejangan khusus dari ayahandanya.
"Ya jadi Abah (Ma’ruf Amin) memberi pesan ke saya, yang pertama tentu saya harus meluruskan niat untuk membangun Kota Tangsel," ucap Azizah di KPU Tangsel, Sabtu (5/9/2020).
Ia juga mendapatkan pesan agar jauh lebih bersemangat mewujudkan cita-citanya tersebut.
"Beliau juga meminta kepada saya untuk mempersiapkan diri dalam pencalonan ini dengan sungguh-sungguh," ujarnya.
Azizah mengatakan, wejangan itu diterimanya saat hendak melangkah menuju kantor KPU tersebut.
"Jadi itu adalah persiapan kami. Saya minta restu kepada orang tua saya, suami saya. Pak Ruhammaben juga meminta izin kepada istri dan sang ibundanya. Hal itulah yang dapat memastikan langkah kami datang ke sini (KPU)," pungkasnya.(RMI/HRU)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews