Connect With Us

Dukung Azizah-Ruhammaben, PKB Sorot Kemiskinan di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 1 September 2020 | 19:31

Pasangan bakal calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah-Ruhammaben saat mendapatkan surat dukungan dari DPP Partai PKB di kawasan Intermark, Serpong, Tangsel, Selasa (1/8/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Banten Ahmad Fauzi meminta pasangan bakal calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah-Ruhammaben menyelesaikan persoalan kemiskinan.

"Di balik gemerlapnya Tangsel, di belakangnya masih ada kemiskinan. Di belakang gemerlapnya Tangsel masih ada kesusahan. Harus niatkan pencalonan ini untuk membantu, melayani masyarakat yang masih di bawah garis kemiskinan itu," ujar Fauzi saat  menyerahkan Surat Keputusan DPP PKB dukungan kepada paslon tersebut pada Pilkada Tangsel 2020 itu di kawasan Intermark, Serpong, Tangsel, Selasa (1/8/2020).

Ia juga meminta kepada putri Wapres Ma'ruf Amin itu berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat. Sebab koalisi yang saat ini terbentuk, yakni PKB, PKS, dan Demokrat merupakan koalisi yang mengedepankan persoalan keumatan dan kebangsaan. 

"Bu Azizah dan Pak Ruhama akan mewakafkan dirinya demi kepentingan masyarakat Kota Tangsel. Tanpa memandang agama, suku, bahasa. Semua adalah demi umat di Tangsel. Jaminannya adalah PKB," tuturnya. 

Pesan PKB itu disambut Azizah. Dikatakannya, persoalan kemiskinan di Tangsel, satu diantara sekian masalah yang disorotnya. 

"Saya kira itu PR (pekerjaan rumah). Siapapun yang akan menjadi Wali Kota Tangsel, mempunyai tugas yang berat. Karena masih banyak PR yang harus diselesaikan, salah satunya adalah soal kemiskinan," paparnya.

Terlebih, sejak pandemi COVID-19 melanda, banyak masyarakat yang terdampak, baik aspek sosial, ataupun ekonomi. 

"Maka harus ada recovery (pemulihan) dari dampak COVID-19. Tentu harus ada langkah strategis untuk pemulihan ekokomi. Terutama UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Sebab yang paling berasa dan terdampak adalah UMKM," imbuhnya. 

Sehingga, program stimulus bagi UMKM disebutnya sangat penting. Sebab, sektor usaha ini pelakunya masyarakat menengah ke bawah. 

"Maka perlu kita dorong bagi UMKM. Selain pendampingan juga harus diberi stimulus atu modal pada mereka yang terdampak," pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill