Connect With Us

Diusung Demokrat di Pilkada Tangsel, Azizah : Kita Tancap Gas! 

Rachman Deniansyah | Rabu, 22 Juli 2020 | 21:53

Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Azizah-Ruhammaben bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat resmi mengusung pasangan Siti Nur Azizah-Ruhammaben sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan 2020 mendatang. 

Rekomendasi tersebut langsung diberikan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Dalam keterangannya, Siti Nur Azizah mengatakan bahwa setelah pengusungan dirinya itu, ia akan langsung tancap gas untuk menyosialisasikan program kerja ke masyarakat Tangsel.

"Kepercayaan yang diberikan Partai Demokrat dengan mengusung saya dan Pak Ruhammaben akan langsung diimplementasikan dengan kerja-kerja politik. Kita tancap gas," ucap Azizah.

Dengan terjun ke tengah masyarakat, Azizah akan membawa pandangan dan pendekatan yang baru dalam membuat sebuah rencana aksi bagi masa depan rakyat.

"Dalam Pilkada Tangsel kami mengusung tema Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan atau kami singkat dengan gagasan PERMATA," ujarnya.

Dalam membangun gagasannya itu, Azizah bersama Ruhammaben akan langsung terjun ke tengah masyarakat hingga ke kampung-kampung.

"Kami ingin membangun ruang-ruang baru, tema-tema baru, dan sudut pandang baru secara terintegrasi," ujarnya

Azizah juga ingin menciptakan kota organik yang tumbuh saling mendukung baik antar pemerintah, masyarakat, dan stakeholder negara yang lain.

"Kami ingin mendorong pelibatan partisipasi publik secara masif dalam merencanakan dan melaksanakan program pembangunan. Partisipasi yang baik merupakan salah satu kunci penting pada pembangunan mendatang," ungkapnya

Lebih lanjut, sebagai pendamping Azizah, Ruhammaben mengatakan akan berusaha mendukung dan menjalani gagasan tersebut. 

Ia menjamin ide tersebut terlaksana, melalui perencanaan yang baik, pembiayaan yang baik, pendistribusian sumberdaya yang baik, serta pengawasan yang baik.

"Tugas saya adalah mengisi celah dari pasangan saya untuk memastikan adanya pelayanan yang berorientasi pada kepentingan publik," ujarnya

Selain itu, Ruhammaben juga bertekad untuk menumbuhkan semangat toleransi di Tangsel. Sebab tanpa toleransi, keragaman di Tangsel tak akan ada artinya. 

Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui keberpihakan terhadap masyarakat lokal. Tentunya dengan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bisa diakses oleh setiap warga dengan segala latar belakangnya.

"Kita juga akan menyiapkan sumberdaya manusia dengan sistem pendidikan yang inklusif tanpa diskriminatif," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill