Connect With Us

Salurkan Bantuan, Azizah Sasar Pekerja Harian Terdampak COVID-19

Rachman Deniansyah | Minggu, 26 April 2020 | 18:41

Siti Nur Azizah, bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan sedang memberikan bantuan berupa beras kepada warga terdampak, Minggu (26/5/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangsel berdampak langsung bagi pekerja informal berpenghasilan harian. Mereka tak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu, setelah sepekan berlaku PSBB belum semua bantuan sosial dari Pemkot Tangsel  tersalurkan ke warga terdampak COVID-19.

Melihat kondisi tersebut, Siti Nur Azizah, bakal calon Wali Kota Tangsel pun terjun langsung memberikan bantuan kepada warga terdampak, Minggu (26/4/2020).

Didampingi Usamah Hisyam, Ketua Persaudaran Muslimin Indonesia (Parmusi), Azizah blusukan di empat kelurahan, yakni Lengkong Gudang di Kecamatan Serpong, Lengkong Karya di Kecamatan Serpong Utara, Pondok Cabe Ilir di Kecamatan Pamulang dan Serua di Kecamatan Ciputat.

"Saya sangat merasakan dampak COVID-19 ini kepada saudara-saudara kita, terutama mereka yang berpenghasilan harian dan pas-pasan. Karenanya, melalui gerakan Tali Asih Azizah, kami bergerak menyalurkan bantuan kepada mereka," ungkap Azizah.

Dalam kegiatan hari ini, Azizah menyerahkan bantuan berupa bahan pokok kepada warga terdampak tersebut. Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 2,5 ton, serta bahan kebutuhan pokok lainnya.

Sejak pagi hari, Azizah sudah menyambangi satu persatu warga tersebut. Kedatangannya pun disambut senyum sumringah warga terdampak.

"Saat ini, yang paling dibutuhkan saudara-saudara kita yang terdampak tersebut perhatian dan bantuan bahan pokok agar mereka bisa menyambung hidup, terlebih disaat puasa ini," katanya.

"Semoga, bantuan dari kami bisa sedikit meringankan beban hidup mereka. Kita berdoa semoga wabah COVID-19 ini segera berlalu dan kehidupan kita pulih seperti sedia kala," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill