Connect With Us

Anak Berkebutuhan Khusus Tewas Tersambar Kereta di Ciputat

Rachman Deniansyah | Selasa, 8 September 2020 | 13:28

Alfian, tewas secara mengenaskan usai tersambar kereta di dekat Stasiun Jurangmangu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Senin (7/9/2020) sore. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Alfian, anak berkebutuhan khusus tewas secara mengenaskan usai tersambar kereta tujuan Rangkas Bitung-Tanah Abang di dekat Stasiun Jurangmangu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Senin (7/9/2020) sore.

Anak berusia 11 tahun itu, ditemukan tergeletak bersimbah darah di perlintasan kereta api, RT 04/03, Kelurahan Sawah Baru.

"Benar, ditemukan mayat seorang bocah laki-laki tertabrak kereta. Kejadian diperkirakan pukul 15.58 WIB,” kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur Iptu Erwin Subekti saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).

Berdasarkan keterangan saksi, terakhir korban terlihat saat berjalan di pinggir rel kereta. Ketika itu, korban terlihat sedang memainkan telepon genggamnya.

"Korban sedang jalan kaki di pinggir rel kereta api sambil mainan HP. Tiba-tiba ada kereta api dari arah Rangkas Bitung - Tanah Abang yang melintas dan akhirnya korban tertabrak," tuturnya.

Akibat sambaran yang begitu keras, korban pun mengalami luka parah di bagian kepala hingga nyawanya tak tertolong. "Korban meninggal di tempat," pungkasnya.(RAZ/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill