Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Alfian, anak berkebutuhan khusus tewas secara mengenaskan usai tersambar kereta tujuan Rangkas Bitung-Tanah Abang di dekat Stasiun Jurangmangu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Senin (7/9/2020) sore.
Anak berusia 11 tahun itu, ditemukan tergeletak bersimbah darah di perlintasan kereta api, RT 04/03, Kelurahan Sawah Baru.
"Benar, ditemukan mayat seorang bocah laki-laki tertabrak kereta. Kejadian diperkirakan pukul 15.58 WIB,” kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur Iptu Erwin Subekti saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).
Berdasarkan keterangan saksi, terakhir korban terlihat saat berjalan di pinggir rel kereta. Ketika itu, korban terlihat sedang memainkan telepon genggamnya.
"Korban sedang jalan kaki di pinggir rel kereta api sambil mainan HP. Tiba-tiba ada kereta api dari arah Rangkas Bitung - Tanah Abang yang melintas dan akhirnya korban tertabrak," tuturnya.
Akibat sambaran yang begitu keras, korban pun mengalami luka parah di bagian kepala hingga nyawanya tak tertolong. "Korban meninggal di tempat," pungkasnya.(RAZ/HRU)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGKekalahan kembali dialami Persita Tangerang saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025/2026, Minggu, 19 April 2026, sore WIB.
Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews