Connect With Us

Komisioner KPU Tangsel Positif Corona, Bambang Semprot Dinas Kesehatan

Rachman Deniansyah | Kamis, 17 September 2020 | 16:50

Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan Achmad Mudjahid Zein beserta satu staf lainnya dinyatakan positif COVID-19. Informasi diketahui setelah Zein melakukan tes swab.

Hasil tes swab tersebut baru diketahui Rabu (16/9/2020) kemarin. Padahal, KPU Tangsel sedang padat kegiatan tahapan Pilkada Tangsel. Tak sedikit orang yang berinteraksi dengan Zein.

Kegiatan yang sempat membuat Zein berinteraksi dengan banyak orang diantaranya pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel pada 4-6 September. Simulasi pemungutan suara pada 12 September, serta tahapan Pilkada lainnya dan aktivitas Zein lain di kantor.

Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro pun menyayangkan lambatnya keluar hasil tes swab dari Dinas Kesehatan setempat. Pemeriksaan itu digelar 29 Agustus sampai 1 September lalu. Namun hasilnya baru diketahui pada Rabu (16/9/2020) kemarin. 

Bambang pun melayangkan kritik kepada Dinas Kesehatan Tangsel terkait lambatnya hasil swab itu.

"Intinya gini deh, pusing. Kritik saya ini kepada Dinkes termasuk sama Kadisnya (Kepala Dinas). Saya sampaikan bahwa KPU itu mau melaksanakan pendaftaran bakal calon, dan akan melibatkan banyak orang tolong itu dikeluarkan (hasil swab). Terus dia (Dinkes) menjawab 'Siap Pak nanti. Ditunggu', " ujar Bambang saat dihubungi, Kamis (17/9/2020).

Namun hasil tes tersebut tak kunjung diterima. Sehingga, para komisioner serta pegawai KPU pun tak menyadari ada diantara mereka yang positif Corona. 

"Sampai Senin kemarin belum juga keluar (hasil tes swab), Akhirnya ditungguin sama Pak Fajar (Sekretaris KPU Tangsel). Hasil tes saya baru keluar tanggal 14, Pak Zein tanggal 16 September. Nah akhirnya ketahuan tuh ada yang positif dua orang," keluhnya. 

Untuk mengetahui kondisi di lingkungan KPU Tangsel, semua komisioner dan pegawai akan melakukan tes swab lagi. Namun, pemeriksaan kesehatan itu tidak dilakukan di Dinas Kesehatan, mereka memilih rumah sakit swasta, agar hasil lebih cepat diketahui. 

"Rumah sakit Medika BSD. Di sana datanya kalau dari staf saya informasinya memiliki hasil yang cepat. Katanya hitungan jam. Tapi enggak tahu juga. Saya pikir kan satu hari, sekitar 24 jam. Tahunya katanya hitungan jam," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Rotasi 102 Pejabat Pemkot Tangerang, Dody Ardiansyah Emban Jabatan Kabag Prokopim

Rotasi 102 Pejabat Pemkot Tangerang, Dody Ardiansyah Emban Jabatan Kabag Prokopim

Jumat, 31 Juli 2026 | 17:45

Pemerintah Kota (Pemkot Tangerang) melakukan perombakan organisasi besar-besaran melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 102 pejabat.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill