Connect With Us

Puluhan OTG COVID-19 Klaster Perkantoran & Keluarga di Tangsel Berhasil Sembuh

Rachman Deniansyah | Senin, 5 Oktober 2020 | 14:29

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Suhara Manullang saat memulangkan pasien sembuh Covid-19. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TAGERANGNEWS.com-Sebanyak 28 pasien positif COVID-19 yang berasal dari klaster penularan di perkantoran dan keluarga, kini telah dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan di Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatan.

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Suhara Manullang menjelaskan, puluhan pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) tersebut dinyatakan sembuh usai menjalani masa karantina selama 10 hingga 14 hari. 

"Ya jadi memang bervariasi hari ini, dari kelompok (klaster) sebelumnya, ada dari Kepolisian, kemudian ada dari kelompok pekerja bank kini masih ada empat orang yang dirawat Kemudian dari kementerian, serta yang lain ada juga dari klaster keluarga," ujar Suhara saat memulangkan puluhan pasien sembuh, Senin (5/10/2020).

Rata-rata dari puluhan pasien tersebut tak mengetahui dari mana mereka tertular. Mayoritas baru mengetahui dirinya positif usai menjalani uji swab yang diwajibkan di tempatnya bekerja.

"Jadi mayoritas mereka tak merasakan gejala atau sebagai orang tanpa gejala (OTG). Dan mereka baru tahu usai menjalani pemeriksaan di kantornya, dan terkonfirmasi positif," jelasnya.

Kepulangan puluhan pasien tersebut kini juga telah menambah daftar panjang tren kesembuhan pasien COVID-19 yang menjalani masa karantina di Rumah Lawan COVID-19 Tangsel.

"Sejak diresmikannya tanggal 16 April 2020 hingga hari ini, pasien yang dirawat di RLC sudah mencapai 571 orang. Sedangkan yang berhasil sembuh dan dipulangkan hingga saat ini sudah mencapai 453 orang" tuturnya.

Sedangkan yang masih menjalani perawatan, kini masih berjumlah 73 pasien dengan mayoritas berstatus terkonfirmasi positif.

"Kalau kasus yang masuk ke RLC itu masih rata-rata 10 orang. Kita punya program sesuai petunjuk Kemenkes, untuk OTG kita pantau 10 hari itu bisa pulang. Sedangkan kalau dengan gejala, 13 hari boleh pulang," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Rabu, 30 September 2026 | 17:58

Aksi pemalakan meresahkan yang menimpa seorang pedagang Sate Padang Sektor 9 Group di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), viral di sosial media.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Selasa, 29 September 2026 | 19:38

Kabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill