Connect With Us

Wanita Cantik yang Tewas di Ciputat Telah Sampai di Rumah Duka

Redaksi | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 16:25

Jenazah almarhum Amanda Dian Vianti Sholehah saat diajikan dikediamannya. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Amanda Dian Vianti Sholehah Warga Jalan WR Supratman Gang Bacang  Cempaka Putih  Ciputat Timur itu lahir di Tangerang 7 Agustus 2003  meninggal karena kecelakaan. 

Dia terlibat kecelakaan lalulintas tunggal di Jalan Ciputat-Lebak Bulus, Tangsel. Dirinya seorang penumpang dari pemotor sang lelaki yang belum diketahui namanya itu. 

 

Amanda menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian, Sabtu (24/10/2020) pagi. 

 

Informasi tersebut dikabarkan pembaca TangerangNews melalui rekaman video amatir. 

 

"Innalillahiwainrojiun, telah terjadi Kecelakaan tunggal di Lebak Bulus Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Mohon bagi yang mengenal diinfokan keluarga almarhumah," tulis warganet tersebut dalam keterangan video amatirnya, Sabtu (24/10/2020).

Fahrul Effendi  saudara Amanda menyatakan, jasad wanita cantik itu telah tiba di rumah duka. "Baru sampai nih," ujarnya kepada TangerangNews.com, Sabtu (24/10/2020) sore. 

"Sebelum dibawa ke rumah duka, dibawah ke Rumah Sakit dulu," terangnya. 

Dalam video amatir itu, tampak seorang wanita tergeletak dengan wajah ditutup jaket. Diduga, korban meninggal dalam peristiwa nahas itu. 

Sementara, disampingnya, seorang pemuda tampak tengah kebingungan. Dan pada bagian bibir pemuda atasnya terluka. Dia tampak kebingungan, sambil beberapa kali mencoba membuka password dari ponsel korban untuk mengabarkan kepada keluarga Amanda.(RMI/HRU)

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill