RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota
Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–Identitas pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang pada Senin (28/9/2020) terungkap.
Korban tewas tersebut diketahui bernama Nawandi, 56, warga Kedaung, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang saat itu mengendarai Yamaha Mio bernopol B-3603-CCO.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Jamal Alam mengatakan korban meninggal di lokasi setelah terlindas truk boks bernopol B-9522-FXS yang dikendarai Robin.
Korban tewas karena mengalami luka berat di bagian kepala dan jasadnya langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
“Korban meninggal dunia di TKP," jelasnya, Selasa (29/9/2020).
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan maut yang terjadi pukul 17.00 WIB tersebut berawal saat korban melintas dari arah Kecamatan Tangerang menuju Kecamatan Neglasari.
Setibanya di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip mobil truk itu. Namun korban hilang kendali hingga menabrak mobil Suzuki Ertiga bernopol B-1634-URS yang terparkir di pinggir jalan.
"Saat menabrak mobil Suzuki Ertiga itu, korban terpental ke sebelah kanan dan terlindas mobil truk,” pungkasnya. (RAZ/RAC)
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews