Connect With Us

Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Serpong 

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:38

Pengendara motor tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Serang, Km 7 Paku Alam. Tepatnya, di seberang PT Pratama Abadi Industri. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemotor tanpa identitas terlibat kecelakaan di Jalan Raya Serpong, Km 7 Paku Alam. Tepatnya, di seberang PT Pratama Abadi Industri. 

Peristiwa yang terjadi pada pukul 10.00 WIB itu mengakibatkan korban yang membawa sepeda motor B6129 GLO tewas. Korban diketahui membawa sepeda motor tersebut dengan belanjaan berupa sayap ayam fresh. 

Kemungkinan korban adalah penjual ayam potong. Hingga kini belum diketahui identitas korban. Namun, peristiwa itu telah ditangani petugas Kepolisian. 

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill