Connect With Us

Ratusan Penyintas COVID-19 di Tangsel Reuni

Advertorial | Senin, 16 November 2020 | 10:16

Kegiatan ajang reuni bagi para penyintas atau pasien yang telah dinyatakan sembuh dari ancaman COVID-19. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan menggelar ajang reuni bagi para penyintas atau pasien yang telah dinyatakan sembuh dari ancaman COVID-19, Minggu (15/11/2020) pagi.

 

Setidaknya, terdapat ratusan penyintas yang hadir dalam ajang temu kangen tersebut. Mereka merupakan orang-orang yang sempat dirawat dan diisolasi di Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangsel.

Selain sebagai momen temu kangen, ajang reuni tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang olahraga dengan melalukan senam bersama sejak pukul 07.00-10.00 WIB di Jaletreng Riverpark, Serpong, Tangsel.

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap agar ajang kebersamaan para penyintas ini dapat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, dalam menyadarkan warganya untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

 

Ia menginginkan agar ke depannya para penyintas mampu menjadi sambung lidah atau corong bagi Pemkot untuk mampu menekan penyebaran COVID-19 di kota termuda se-Provinsi Banten ini. 

 

"Para alumni (penyintas) dapat menjadi kunci, bagaimana menjadi relawan protokol kesehatan untuk pencegahan COVID-19," ujar Airin dalam sambutannya.

 

Pasalnya, hingga saat ini masih saja terdapat sejumlah masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Padahal, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kini masih berlaku di Tangsel.

 

Untuk itu, Airin meminta agar para penyintas mampu membantu Pemkot Tangsel untuk menjalankan misi tersebut. 

Sebab menurutnya, patuh terhadap protokol kesehatan merupakan salah satu langkah yang  paling efektif dalam menekan angka penyebaran COVID-19. 

 

"Karena kalau mereka (masyarakat) engga pakai masker, tiba-tiba minta tolong ke saya cariin rumah sakit, saya sedih mendengarnya," sambungnya.

 

Sebab meski sejumlah sarana prasarana sudah disediakannya, Airin berharap agar angka penularan dan kematian akibat COVID-19 di Tangsel ini dapat terus berkurang. 

 

"Walaupun bahagia punya keluarga baru, punya teman baru di Rumah Lawan COVID-19, tapi kalau bisa memilih lebih baik di rumah saja, lebih baik sehat di rumah," tutupnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill