Connect With Us

Pembunuh Wanita Terbungkus Kain di Tangsel Kabur ke Gunung

Rachman Deniansyah | Senin, 23 November 2020 | 16:24

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejak Agustus lalu, kasus pembunuhan wanita berinisial HY yang jasadnya ditemukan terbungkus kain di Jalan Kebantenan, RT3/8, Kecamatab Pondok Aren, Tangerang Selatan, belum juga terungkap. 

 

Setelah hampir tiga bulan kasusnya berjalan, pelaku pembunuhan yang identitasnya sudah diketahui itu, belum juga mampu ditangkap. 

 

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan mengatakan bahwa pelaku masih dalam pengejaran. 

 

Namun dalam pengejaran itu, pihaknya mengalami kesulitan lantaran pelaku bersembunyi di pegunungan. 

"Tersangka sudah kita ketahui identitasnya lari ke dalam atau ke atas gunung dan memang di sini ada kendala kan di sana," ungkap Iman di Mapolres Tangsel, Senin (23/11/2020). 

 

Menurut penyelidikannya itu, pelaku melarikan diri hingga ke pegunungan di Pulau Jawa.

 

"Tepatnya gunung di wilayah Jawa Tengah," imbuhnyan 

 

Sebelumnya, penemuan jasad HY yang sudah dalam keadaan terbungkus kain itu sempat menggegerkan warga Jalan Kebantenan RT3/8, Pondok Aren, Tangerang Selatan, 25 Agustus 2020 lalu.

 

Jasad HY yang sudah dalam kondisi mengenaskan itu, ditemukan lantaran para warga mencium bau tak sedap yang begitu menyengat. Korban diduga telah dibunuh sejak tiga hari lalu.

 

Korban ditemukan di dalam kontrakan yang ditinggali oleh terduga pelaku yang tak lain adalah kekasihnya sendiri berinisial NZ.

KOTA TANGERANG
Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.

KAB. TANGERANG
Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42

1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill