Connect With Us

Mayat dalam Kardus, Polres Tangerang Selatan Temukan Sajam

Rachman Deniansyah | Rabu, 26 Agustus 2020 | 00:12

Mayat wanita berinisial HY yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan. (TangerangNews / TangerangNews.com@2020)

 TANGERANGNEWS.com-Petugas Polres Kota Tangerang Selatan menemukan senjata tajam (Sajam) di dekat mayat yang ditemukan di kontrakan Jalan Kebantenan RT 3 RW 8, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

 

"Beberapa benda senjata tajam kita temukan, sudah kita amankan. Nanti kita akan lakukan pemeriksaan lebih dalam. Dan mudah-mudahan saya segera dapat menemukan pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Tansel AKP Muharram Wibisono, Selasa (25/9/2020).

 

Menurut keterangan saksi awal, korban berinisial HY itu diduga tewas sejak tiga hari lalu, yakni Sabtu (22/8/2020). Terakhir, korban terlihat masuk ke kontrakan tersebut bersama sang pengontrak, yakni laki-laki berinsial NZ.

 

"Yang tinggal di Indekos ini adalah seorang sekuriti yang bekerja di sekitar sini. Identitasnya sedang kita cari dan sedang kita lakukan pencarian," kata Wibi di lokasi, Selasa (25/8/2020).

 

 

 

Sementara ini, polisi baru mengamankan sejumlah barang bukti yang ada di kontrakan tersebut. Barang bukti itu kini tengah didalami polisi. Namun, petugas Kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Sebab, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi membusuk. Untuk memastikannya, usai dievakuasi jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum

 

 "Kita masih coba melihat lagi, karena kondisi jenazah sudah sekitar tiga hari. Sudah tidak sempurna. Jadi sekarang dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum," ujarnya.

 Seperti diketahui, sesosok mayat perempuan ditemukan di sebuah kontrakan dalam kondisi mengenaskan. Korban yang sudah membusuk itu, ditemukan dalam kondisi diikat kain karung dan terbungkus kardus. Selain itu terdapat dispenser dibagian atas mayat untuk menutupinya. (RED)

 

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BANTEN
Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill