Connect With Us

Bukan Pengontrak, Mayat Perempuan dalam Kardus Tewas Tiga Hari Lalu

Rachman Deniansyah | Selasa, 25 Agustus 2020 | 22:16

Tampilan screenshoot video amatir yang berdurasi 15 detik. sesosok mayat berjenis kelamin perempuan terbungkus kardus sedang dievakuasi oleh jajaran Polsek Pondok Aren dan Polres Tangsel, Selasa (25/8/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan terbungkus kardus menggegerkan warga Jalan Kebantenan RT 3 RW 8, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/8/2020). 

Warga sekitar terkejut dan tak habis pikir ternyata bau tak sedap yang selama ini diciumnya merupakan aroma yang berasal dari sesosok jenazah yang membusuk.

Belakangan diketahui mayat yang telah dibungkus kardus tersebut.

Hal itu diungkapkan Imey, 36, warga yang tinggal tepat di samping kontrakan tersebut. Korban diketahui berinisial HY hanyalah tamu, bukan pengontrak.

Sebelum melihat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu, tiga hari lalu Imey sempat melihat korban, Sabtu, (22/8/2020). 

Terakhir, korban terlihat tengah bersama si penyewa kontrakan berinisial NZ. Keduanya terlihat memasuki kontrakan. 

"Jadi korban itu tamu. Saya terakhir melihat korban datang bersama NZ (penyewa kontrakan)," tuturnya. 

Baca Juga :

"Habis itu, terakhir saya lihat NZ keluar sekitar habis Magrib di hari yang sama," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan, jika dilihat dari kondisinya, korban diperkirakan telah meninggal dunia sejak beberapa hari lalu. 

"Ini dilaporkan oleh warga sekitar sini dan memang dari keterangannya, mungkin diduga korban ini sudah meninggal sekitar tiga hari yang lalu," ujarnya. 

Untuk memastikannya, saat ini polisi tengah melakukan penyidikan. Jenazah korban kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang. 

"Kita selidiki, karena kondisi jenazah sudah sekitar tiga hari. Jadi sudah tidak sempurna. Nanti dari hasil visum," pungkasnya. (RED/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill