Connect With Us

Puluhan Pasien COVID-19 Bakal Nyoblos Pilkada Tangsel di RLC

Rachman Deniansyah | Senin, 7 Desember 2020 | 15:38

Rumah lawan COVID-19 di Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Puluhan pasien terinfeksi COVID-19 harus menjalani pencoblosan Pilkada 2020 langsung di lokasi karantina Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan, pada 9 Desember mendatang. 

 

Koodinator RLC Tangsel Suhara Manulang mengatakan, sementara ini menurut catatannya terdapat 42 pasien asal Tangsel yang nantinya akan menjalani pencoblosan. 

 

"Data terakhir pada Minggu (6/12/2020) kemarin, ada 42 pasien yang akan mencoblos di Rumah Lawan Covid-19," ucap Suhara di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Tangsel, Senin (7/12/2020).

 

Data itu pun kini sudah diserahkan kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel. 

 

Meski demikian, data pasien itu akan dapat berubah sewaktu-waktu. Tergantung ada atau tidaknya data penambahan kasus positif COVID-19 di Tangsel. 

"Hari ini dan juga besok masih ada kemungkinan yang masuk lagi. Makanya saya sudah koordinasi sama KPPS itu nanti bagaimana. Teknisnya dari mereka apakah pakai KTP saja atau seperti apa," paparnya. 

 

Rencananya, proses pencoblosan akan dilakukan di poliklinik yang tersedia di rumah karantina pasien COVID-19 itu. 

 

"Saya ajak tim (KPU) tinjau ke lokasi. Tinggal kita atur tempat kan ini masalah zona merah. Nunggu alur pencoblosannya bagaimana, kan gitu," pungkasnya.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill