Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan pasien terinfeksi COVID-19 harus menjalani pencoblosan Pilkada 2020 langsung di lokasi karantina Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan, pada 9 Desember mendatang.
Koodinator RLC Tangsel Suhara Manulang mengatakan, sementara ini menurut catatannya terdapat 42 pasien asal Tangsel yang nantinya akan menjalani pencoblosan.
"Data terakhir pada Minggu (6/12/2020) kemarin, ada 42 pasien yang akan mencoblos di Rumah Lawan Covid-19," ucap Suhara di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Tangsel, Senin (7/12/2020).
Data itu pun kini sudah diserahkan kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel.
Meski demikian, data pasien itu akan dapat berubah sewaktu-waktu. Tergantung ada atau tidaknya data penambahan kasus positif COVID-19 di Tangsel.
"Hari ini dan juga besok masih ada kemungkinan yang masuk lagi. Makanya saya sudah koordinasi sama KPPS itu nanti bagaimana. Teknisnya dari mereka apakah pakai KTP saja atau seperti apa," paparnya.
Rencananya, proses pencoblosan akan dilakukan di poliklinik yang tersedia di rumah karantina pasien COVID-19 itu.
"Saya ajak tim (KPU) tinjau ke lokasi. Tinggal kita atur tempat kan ini masalah zona merah. Nunggu alur pencoblosannya bagaimana, kan gitu," pungkasnya.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews