Connect With Us

Pilkada di tengah Pandemi, Partisipasi Pemilih Tangsel Ditargetkan Hanya 77 Persen

Rachman Deniansyah | Sabtu, 5 Desember 2020 | 16:11

Komisioner KPU Tangsel Ajat Sudrajat. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan menargetkan angka partisipasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mencapai 77 persen. 

 

Hal tersebut dikatakan Komisioner KPU Tangsel, Ajat Sudrajat saat ditemui di wilayah Serpong, Tangsel, Sabtu (5/12/2020). 

 

"Terkait target partisipasi pemilih sebagaimana yang ditargetkan oleh KPU RI itu sebesar 77 persen," papar Ajat kepada awak media. 

 

Ajat menuturkan untuk mencapai target tersebut, tantangan kini yang dihadapi memang terbilang cukup berat. 

 

Sebab kontestasi politik lima tahunan ini, kini diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19, virus yang telah menyebar hampir sembilan bulan lalu. 

 

"Target itu diputuskan sebelum masa COVID-19. Artinya, ketika dalam keadaan COVID-19, tantangan partisipasi ini tentu adalah bagaimana meyakinkan pemilih datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara)," terang Ajat.

 

Tantangan itu harus dijawab dengan meyakinkan para pemilih hingga merasa tenang, jika datang ke TPS. 

 

"Merasa tenang, merasa tidak riskan, dan tidak khawatir terkait dengan COVID-19 di TPS.  Mudah-mudahan pemilih datang ke TPS yakin sehingga tidak terjadi klaster COVID-19 di TPS," sambungnya. 

Tentunya untuk mencapai hal itu faktor utama yang harus dilakukan, yaitu memastikan terjaganya protokol kesehatan COVID-19.

 

"Kami sih sudah ikhtiar sudah semaksimal mungkin. Ikhtiar kami dalam hal meyakinkan pemilih datang ke TPS, dengan berupaya semaksimal mungkinlah," tuturnya.

 

Ia pun berharap agar target tersebut dapat tercapai. Target itu, kata Ajat, terbilang cukup tinggi, jika dibandingkan dengan dua kali pegelaran kontestasi Pilkada sebelumnya. 

 

"Di tahun 2010 itu angka partisipasi masyarakat 62 persen. Kemudian di 2015 memang partisipasi masyarakat turun jadi 57 persen. Jadi memang ini tantangannya sangat besar, kendalanya. Apapun kendalanya, kami akan berupaya berikhtiar semaksimal mungkin untuk capaian angka 77 persen ini bisa tercapai," pungkasnya.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Gratis Masuk, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Pesta Bola Piala Dunia 2026

Gratis Masuk, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Pesta Bola Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:07

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan program nonton bareng bertajuk "Pesta Bola Gembira di Santika Premiere ICE-BSD City" untuk menyambut berlangsungnya turnamen sepak bola dunia.

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill