Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan merayakan kemengan mereka di Pilkada Tangerang Selatan 2020.
Perayaan itu tak lepas dari unggul perolehan suara versi perhitung cepat atau quickcount.
Euforia perayaan kemenangan tersebut terlihat saat paslon nomor urut 03 itu, tiba di Posko Kemenangan Ben-Pilar yang terletak di Jalan Melati Mas, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (9/12/2020).
Benyamin tampak dikelilingi ibu-ibu dan pendukung lainnya. Tampak juga dia menangis karena senang telah menangis seraya berpelukan dengan para pendukungnya. Begitu pun dengan Pilar, dirinya digendong pendukungnya usai turun dari mobil.
"Terimakasih tak terhingga, pengahargaan luar biasa kepada Ibu Airin. Bukan saja sebagai ketua DPD Golkar, tapi juga mentor saya dalam pemerintah hampir 10 tahun kami bersama. Banyak pelajaran dan ilmu yang beliau sampaikan kepada saya. Tentu menjadi bekal untuk memimpin di era setelah Bu Airin di Kota Tangsel," tuturnya.
Baca Juga :
Ia mengatakan, bahwa kemenangan ini merupakan hasil yang dipetik usai hampir selama 71 hari lalu, ia bersama pasangannya itu berjuang di masa pencalonan dan kampanye.
"Kemenangan ini adalah hasil kerja keras kita semua, tidak ada yang terlewat. Satu suara sangat berharga bagi pemenagan Ben-Pilar. Ini adalah kemenangan masyarakat Tangsel yang hari ini berjumlah 1.700 lebih," ucap Benyamin.
TODAY TAGWarga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews