Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya
Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TANGERANGNEWS.com-Dua mahasiswa di Tangerang Selatan kehilangan nyawa usai menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Raya Serpong, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (27/12/2020) malam.
Korban bernama M. Rizaludin Thoyib tewas seketika saat kecelakaan terjadi. Ia tewas tertimpa truk bermuatan besar.
Sementara korban lainnya bernama Dayu Nugraha yang sempat menyelamatkan diri saat truk terguling. Namun, Dayu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya saat dilarikan ke rumah sakit.
Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Dady Arsha mengungkap asal muasal terjadinya peristiwa maut tersebut.
Dady mengatakan, insiden itu berawal saat truk bernomor polisi B-9308-TYT yang dikendarai Haetomi, 22 itu melaju dari arah Serpong menuju Tangerang, sekitar pukul 23.00 WIB.
"Sesampainya di simpang traffic light (lampu merah) Gading Serpong, kendaraan Hino Dump Truck bernomor polisi B-9308-TYT itu menghindari minibus yang sedang berhenti karena Traffic Light. Sebab, memang sedang merah saat itu," ujar Dady saat dikonfirmasi, Senin (28/12/2020).
Sang sopir truk yang kehilangan kendali membanting setir ke arah kanan.
"Lalu pecah ban, ban bagian kanan belakang. Seketika kendaraan truk itu terguling ke sisi kiri setelah membentur pembatas jalan yang berada di kanan kendaraan," papar Dady.
Ketika itulah kedua korban yang tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE-3224-BN berada tepat di samping truk, sehingga tertimpa dan tak sempat menyelamatkan diri.
"Akibat kecelakaan tersebut pengendara sepeda motor atas nama M. Rizaludin Thoyib terjepit," pungkasnya.
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, menargetkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai 17,5 miliar dolar AS.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews