Ucapan turut berduka cita atas meninggalnya Dayu Nugraha dalam insiden kecelakaan di Jalan Raya Serpong, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan. (Istimewa / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Korban tewas akibat insiden maut kendaraan truk yang oleng hingga menimpa pengendara motor di Jalan Raya Serpong, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (27/12/2020) bertambah.
Selain menewaskan pengendara motor bernama M Rizaludin Thoyib, insiden itu juga merenggut nyawa rekan korban yang merupakan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, bernama Dayu Nugraha yang saat itu dibonceng.
Wafatnya Dayu itu pun turut dibenarkan Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Dady Arsha saat dikonfirmasi, Senin (28/12/2020). Dayu menghembuskan nafas terakhirnya setelah sebelumnya mampu menghindar dari truk Hino bernomor polisi B-9308-TYT yang kehilangan kendali.
Meski menghindar, saat itu Dayu mengelami luka yang cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit. "Ya benar, korban (Dayu) telah meninggal dunia di rumah sakit," ujar Dady.
Menurut keterangan salah satu rekan kuliahnya, kedua korban menemui ajalnya dalam kecelakaan maut tersebut saat ingin menuju ke Lampung, kampung halaman korban Rizaludin.
"Kedua korban ingin ke Lampung, pulang kampung ke Pringsewu. Saat ini jasadnya sedang dibawa ke Lampung. Keduanya satu indekos," tutur salah satu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang enggan disebutkan namanya.
Sedangkan M Rizaludin Thoyib diketahui Mahasiswa PTIQ (Perguruan Tinggi ilmu Alquran) angkatan 2017 yang juga pengurus HML (Himpunan Mahasiswa Lampung).
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menambah kapasitas listrik untuk PT Anyar Mitra Resort Sejati sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata di wilayah Banten Selatan.
Persita Tangerang dipastikan akan menjalani laga kandang menghadapi Arema FC pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Banten International Stadium, Jumat, 10 April 2026,pukul 19.00 WIB, mendatang.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""