Polisi saat meninjau lokasi kecelakaan truk dengan pengendara roda dua di perempatan Lampu Merah Gading Serpong, Kota Tangerang Selatan, Minggu (27/12/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com- Seorang pengandara motor kehilangan nyawanya usai tertimpa truk Hino bernomor polisi B-9308-TYT di dekat lampu merah Gading Serpong, teparnya Jalan Raya Serpong, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (27/12/2020).
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saat kejadian maut itu terjadi, korban sedang mengendarai sepeda motornya menunggu lampu merah.
"Korban adalah pengendara kendaraan sepeda motor Honda Beat warna merah Nopol BE 3224 BN atas nama M. Rizaludin Thoyib," ujar Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Dady Arsha saat dikonfirmasi, Senin (28/12/2020).
Saat insiden itu terjadi, diketahui korban tengah berboncengan dengan rekannya. Beruntung rekan korban dapat berhasil menyelamatkan diri.
Menurut identitas yang dimilikinya, korban merupakan warga asal Lampung.
"Korban berusia 22 tahun asal Lampung. Korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang," ucapnya.
Sebelumnya salah satu saksi mata, Tiara mengatakan, insiden maut itu terjadi sekitar pukul 23.20 WIB.
Saat peristiwa terjadi, Tiara berada tepat di dekat kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu.
"Saya saat kejadian berada persis di samping dua pengendara motor yang tertimpa itu, tetapi karena pengemudi truk menekan klakson dengan keras, saya pun menepi. Sedangkan, dua pengendara terlihat terimpa. Tetapi yang satu selamat, tidak sampai parah tertimpa-nya,” ujar Tiara kepada TangerangNews.com di lokasi kejadian.
Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""