Connect With Us

Tangsel Larang Pertunjukkan Barongsai Hingga Kembang Api

Rachman Deniansyah | Rabu, 3 Februari 2021 | 18:01

Ilustrasi Pertunjukkan Barongsai. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Perayaan tahun baru Imlek 2572 pada tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya. Mengingat, perayaan kali ini akan terselenggara di tengah pandemi COVID-19.

Imbasnya, pertunjukkan kembang api hingga barongsai yang identik dengan perayaan etnis Tionghoa itu, kini dilarang.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan bahwa prinsipnya, pelarangan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan, atau penyebab lain terkait penularan COVID-19 di Tangsel. 

"Arahnya akan ke sana. Jadi pemberlakuan akan sama seperti itu. Itu sudah kita bahas kemarin, kegiatan Imlek itu akan dibatasi betul-betul, (dirayakan) di rumah saja dan tidak ada kegiatan seremonial di luar. Kembang api tidak ada, barongsai tidak ada," ujar Benyamin, Rabu (3/2/2021). 

Kepala Kementerian Agama Kantor Wilayah Tangsel Abdul Rojak menyebut, pihaknya telah mengedarkan surat edaran terkait larangan tersebut. 

"Kalau pun tetap dilaksanakan langsung, itu tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas rumah ibadah," jelas Rojak. 

Larangan tersebut juga akan berlaku untuk di setiap tempat pusat perbelanjaan, seperti mal, dan lainnya.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan di tengah masyarakat. 

"Enggak ada perayaan barongsai, enggak boleh. Karena kan otomatis akan mengundang keramaian kalau ada barongsai," tuturnya. 

Jika dalam kenyataannya didapati tetap nekat melaksanakan, Rojak menegaskan, pihaknya tak segan untuk membawa ke ranah hukum. 

"Ya nanti kita serahkan ke penegak hukum. Kalau dari sisi penindakan kami enggak ada kewenangan. Kami hanya membina mengkoordinasikan dari teknis perayaannya saja," pungkasnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

KOTA TANGERANG
Cegah Kenakalan Remaja, 108 Polisi Jadi Bapak Asuh Pelajar di Sekolah Tangerang

Cegah Kenakalan Remaja, 108 Polisi Jadi Bapak Asuh Pelajar di Sekolah Tangerang

Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:22

Polres Metro Tangerang Kota memperketat pendampingan terhadap para pelajar di wilayah hukumnya melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai "Bapak Asuh".

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill