Connect With Us

Penyandang Disabilitas Direkrut Bekerja, Polres Tangsel Raih Apresiasi

Rachman Deniansyah | Senin, 22 Maret 2021 | 22:10

Kegiatan asistensi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program bagi penyandang disabilitas yang berkerja di polres tangerang selatan saat berswa foto bersama para penyandang disabilitas, Senin (22/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Tangerang Selatan yang telah memberikan peluang besar bagi para penyandang disabilitas untuk dapat bekerja dan berkontribusi di Polri, Senin (22/3/2021). 

Sekretaris Kompolnas, Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto menjelaskan, apresiasi itu diberikan bukan tanpa alasan.

Dia menilai  program tersebut dapat menjadi suatu inovasi dan terobosan. Terutama dalam memberikan kepedulian dan kesempatan yang sama bagi orang-orang yang memiliki kekurangan. 

"Ini program yang sangat bagus dan tentunya surprise bagi kami dari Kompolnas karena ini satu terobosan, satu inovasi kepedulian kepada sesama kita semua tahu dengan segala kelebihan dan kekurangan ada saudara kita yang punya kekurangan," ujar Benny.

Menurutnya dalam hal ini, Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin mampu melihat kelebihan di balik kekurangan yang dimiliki oleh para penyandang disabilitas.

"Di sini Pak Kapolres melihat kelebihan apa yang bisa diberdayakan. Mereka direkrut kemudian diberikan pekerjaan sesuai dengan potensi yang mereka punya," jelas Benny. 

Selain dalam hal positif tersebut, Polres Tangsel juga dinilai mampu membantu pemerintah dalam memperluas lapangan pekerjaan. 

"Sehingga mereka bisa hidup dan berpenghasilan tetapi juga berkontribusi bagi bangsa dan negara. Kita berharap inisiasi ini nantinya diikuti oleh jajaran Polri yang lain di daerah. Sehingga nanti saudara kita yang ada keterbatasan bisa juga berkontribusi di dalam tugas Polri," katanya. 

Setidaknya, saat ini Polres Tangsel telah mengkaryakan sejumlah lima orang penyandang disabilitas di markas komandonya yang terletak di Jalan Promoter, Serpong, Tangsel. 

Kelimanya diperkerjakan di posisi berbeda, mulai di bagian Satreskrim Polres Tangsel, Humas, ataupun di Polsek. 

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin menuturkan,  program yang telah dijalankannya tesebut merupakan bagian dari program unggulan yang dicanangkan oleh Kapolri. 

"Yaitu bagaimana kita mengakomodir potensi-potensi dari saudara kita yang memiliki keterbatasan, dalam hal ini  difabel. Sehingga kami dari Polres Tangerang Selatan segera menindaklanjuti dari program Pak Kapolri tersebut," tuturnya. 

Sementara itu, untuk memberikan pelayanan yang lebih bagi para penyandang disabilitas, Iman mengatakan kedepan pihaknya juga akan melatih jajarannya untuk dapat berbahasa isyarat. 

"Tadi ada masukan dari Komnas HAM dan Kompolnas untuk memeberikan pelatihan kepada personel kami untuk belajar bahasa isyarat.  Sehingga nanti pada saat memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas, khususnya yang memiliki keterbatasan di dalam komunikasi. Sehingga harus menggunakan bahasa isyarat, personel kami sudah siap melayani," pungkasnya. (RED/RAC)

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill