Connect With Us

Benyamin Tidak Mengerti Makna Tugu Pamulang

Rachman Deniansyah | Senin, 12 April 2021 | 13:05

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pembangunan tugu Pamulang yang terletak di persimpangan Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan menuai komentar pedas dari berbagai pihak.

Pasalnya tugu yang telah rampung pada 2018 silam itu, dinilai sangat jauh dari desain awal yang viral di media sosial. 

Tugu berwarna putih yang kini mulai memudar itu, hanya terlihat kerangkanya saja dengan kubah kecil di atasnya. Sementara desain awalnya berupa menara Masjid Banten Lama. 

"Tadinya asalnya mau dibangun patung. Tapi ulama di Tangsel enggak setuju. Akhirnya dibangun seperti menara Masjid Banten Lama. Tapi setelah jadinya kaya gitu ya kita memang enggak diajak lagi konfirmasi ditanya sama pelaksananya, sama pemborongnya," ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Senin (12/4/2021). 

Baca Juga :

Benyamin pun sangat menyayangkan realita pembangunan tugu Pamulang yang menjadi kewenangan Provinsi Banten itu. 

Atas berdirinya tugu yang jauh dari ekspektasinya itu, Benyamin menyebut bahwa dirinya juga sempat menerima keluhan dari berbagai pihak, termasuk pelaku seni di Tangasel.

"Saya enggak bisa membaca tugu itu apa (artinya). Itu dikeluhkan oleh masyarakat pelaku seni di Tangsel. Saya juga mendapat pertanyaan dari arsitek dari perguruan tinggi, ya saya jelaskan apa adanya. Ya emang saya enggak mengerti apa itu maknanya apa," tegasnya. 

Dengan demikian, Benyamin menuturkan bahwa pihaknya juga telah mengajukan perbaikan dan renovasi tugu ke pihak Pemerintah Provinsi. 

Pengajuan itu dilayangkannya saat Musrembang provinsi dilaksanakan. Namun hingga kini belum ada tindaklanjutnya. 

Hingga Benyamin pun pernah meminta agar renovasi dan pembangunan tugu Pamulang itu diserahkan ke Pemkot Tangsel. 

"Saya sudah mintakan ke PU Provinsi Banten untuk dilakukan perbaikan, kalau perlu itu diganti. Makanya itu pernah waktu Musrenbang Provinsi Banten saya usulkan. Sudah deh yang bagian taman itu serahin aja ke Pemkot Tangsel, biar nanti kita yang menyelesaikan. Sudah saya ajukan seperti itu, ya enggak tahu follow up-nya kayak apa," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

KOTA TANGERANG
Cegah Kenakalan Remaja, 108 Polisi Jadi Bapak Asuh Pelajar di Sekolah Tangerang

Cegah Kenakalan Remaja, 108 Polisi Jadi Bapak Asuh Pelajar di Sekolah Tangerang

Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:22

Polres Metro Tangerang Kota memperketat pendampingan terhadap para pelajar di wilayah hukumnya melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai "Bapak Asuh".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill