Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Jasad pemuda berinisial SM, 25 yang tercebur di danau kawasan Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, diduga akibat melarikan diri dari pengejaran polisi, akhirnya berhasil ditemukan Tim Search and Rescue (SAR) gabungan, Selasa (27/4/2021) malam.
Jasad SM yang diduga menjadi target operasi (TO) kepolisian dalam kasus narkoba itu, ditemukan sekitar pukul 22.15 WIB.
"Ketemunya pukul 22.15 WIB. Jasadnya ditemukan di pinggir (danau)," ujar Irwan, Komandan Tim Rescue Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, saat dihubungi.
Jasad SM, ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan keadaan terlentang.

"Ditemukan setelah dijaring petugas. Setelah dijaring, nah (jasadnya) kebawa, tersangkut. Posisi jasad celentang," tuturnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman mengatakan, jasad SM ditemukan dalam radius sekitar 15 meter lokasi awal mula tercebur.
“Korban kami temukan malam ini oleh tim SAR gabungan yang sedang melakukan penyisiran darat di kawasan tersebut," ucap Hendra melalui keterangan resminya.
Usai ditemukan, jasad SM pun segera diserahkan ke pihak keluarga.
"Selanjutnya korban kita evakuasi menuju rumah duka untuk proses lebih lanjut dan kita serahkan kepada keluarga korban," pungkasnya.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGMemasuki lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang akan menghadapi lawan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam pukul 19.00 WIB.
LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews