Connect With Us

Dikait-kaitkan Usai Penangkapan Munarman, UIN Jakarta Angkat Bicara

Rachman Deniansyah | Rabu, 28 April 2021 | 19:11

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta angkat bicara usai dikati-kaitkan dengan penangkapan mantan petinggi FPI, Munarman di kawasan Perumahan Modern Hill, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) kemarin. 

 

Munarman disebut-sebut ikut andil dalam proses pembaiatan anggota Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS. Sedangkan pembaiatan itu, disebut berlangsung di UIN Jakarta, yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat Timur, Tangsel. 

 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor UIN Jakarta Bidang Kemahasiswaan, Arief Subhan memastikan, kegiatan pembaiatan itu tidak terjadi dalam waktu dekat ini. 

 

Kegiatan itu, kata Arief, diketahui sudah berlangsung dalam waktu yang sangat lama, yakni 2014 silam. 

 

"Jadi peristiwanya begini, kalau dikaitkan dengan UIN Jakarta. Kalau saya menduga itu dikaitkan dengan peristiwa, katanya soal pembaiatan itu, nah itu kan kejadian sudah lama sebenarnya. Itu kejadian tahun 2014," jelas Arief saat dihubungi, Rabu (28/4/2021).

 

Meski demikian, kata Arief, saat itu pihaknya tidak mengetahui acara secara rinci agenda yang disebut sebagai pembaiatan tersebut. 

 

Sebab, kegiatan tersebut berlangsung di salah satu fasilitas yang memang diperkenankan untuk disewa. Sehingga, ia tak dapat memastikan adanya keterlibatan sosok Munarman kala itu. 

"Kalau yang itu kami enggak tahu. Kami tidak tahu apakah dibelakangnya ada Pak Munarman atau mungkin siapapun," tuturnya.

 

Atas peristiwa yang terjadi pada 2014 itu, Arief mengatakan, pihaknya kini lebih selektif untuk memberikan izin sewa kepada pihak luar. 

 

Adapun, kata Arief, fasilitas yang dapat disewakan di lingkungan kampusnya, antara lain yaitu Masjid Fathullah, dan  Wisma Syahida Inn. 

 

"Kejadian tahun 2014 itu terkait dengan dua tempat itu, di Masjid Fathullah dan Wisma Syahida Inn. Wisma Syahida Inn itu kan orang bisa sewa. Memang kalau lembaganya jelas ya, kami sewakan. Itu juga dipakai untuk pernikahan dan seterusnya," ujarnya.

 

Sedangkan, ketika kegiatan itu berlangsung 2014 silam, Arief mengaku pihaknya telah kecolongan. 

 

Sejak kala itu, pihaknya menerapkan sejumlah aturan yang cukup ketat bagi pihak luar atas setiap penyewaan. 

 

"Itu kami jadikan lesson learned (pembelajaran) lah itu dan kami kemudian tidak ada lagi setelah itu," tegasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill