Connect With Us

Bazar Langganan Ramadan di Pamulang Dibubarkan Aparat

Rachman Deniansyah | Kamis, 29 April 2021 | 17:59

Polisi menutup aktivitas Pasar malam atau bazar yang ada di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pasar malam atau bazar yang hanya didirikan selama Bulan Ramadan di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, dibubarkan petugas gabungan, Rabu (28/4/2021) malam. 

 

Hal demikian dilakukan, lantaran dinilai dapat menimbulkan kerumunan masyarakat. Mengingat kini masih terjadi pandemi COVID-19. 

 

"Kenapa harus kita lakukan pembubaran dan penutupan, karena kita lihat Kota Tangerang Selatan ini zonanya masih zona oranye. Kita harus meraih warna hijau, zona hijau. Supaya masyarakat lebih nyaman aman melakukan aktivitas," jelas Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana, Kamis (29/4/2021). 

Selain melakukan pembubaran, aparat gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP itu juga melakukan penutupan paksa. 

 

"Kemudian selain pembubaran kami lakukan penutupan, karena kegiatan ini jelas-jelas tanpa izin. Jadi tidak ada legalitasnya," tegasnya. 

Pasalnya saat pembubaran itu dilakukan, tidak ada pihak pengelola yang berani menghadapi aparat untuk menunjukan izin. 

 

"Saat ini setelah kita datangi, untuk kami mintai pertanggungjawaban, pengurus atau pengelolanya tidak ada di tempat. Bahkan petugas lapangannya saya tanya, tidak ada yang bisa menyebutkan jumlah pasti berapa stand yang ada di sini," tuturnya. 

 

Selain ditutup, pihaknya juga menggelandang pihak pengelola untuk dimintai keterangan. 

 

"Kita tutup dan pengelola kita amankan untuk kita mintai keterangan di Polres. Yang diamankan pengelola sementara satu orang yang ada di tempat. Dan kami sudah layangkan pemanggilan satu orang inisial H yang disebut sebagai ketuanya. Kita akan mintai keterangan di Kepolisian," tegasnya.

 

Dengan demikian, kondisi di lokasi bazar kini telah terpantau sepi. Para pedagang pun nampaknya juga sudah menggulung tikar dan mengurungkan niatnya untuk berjualan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill