Connect With Us

Bau Bangkai Menyengat, Mayat Membusuk di Ruko Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Senin, 24 Mei 2021 | 21:45

Anggota kepolisian saat menunjuk mayat seorang pria berinisial BYM, 45 di salah satu ruko yang terkunci, Senin (24/5/2021) sore. (@TangerangNews / Polsek Pondok Aren)

TANGERANGNEWS.com-Warga di sekitar Jalan Panti Asuhan RT 06 RW 05, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, digegerkan dengan ada penemuan sesosok mayat berjenis kelamin pria di salah satu ruko yang terkunci, Senin (24/5/2021) sore. 

Kondisi jasad pria yang diketahui berinisial BYM, 45 itu, ditemukan warga sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan. 

Korban ditemukan sudah dalam kondisi yang membusuk, serta terkunci di ruangan ruko tersebut. 

Anggota kepolisian saat menunjuk mayat seorang pria berinisial BYM, 45 di salah satu ruko yang terkunci, Senin (24/5/2021) sore.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan membenarkan adanya penemuan mayat membusuk tersebut. 

Rony menerangkan, penemuan itu bermula saat adanya warga yang mencium bau busuk, berasal dari salah stau ruko yang terkunci. 

Anggota kepolisian saat menunjuk mayat seorang pria berinisial BYM, 45 di salah satu ruko yang terkunci, Senin (24/5/2021) sore.

"Awalnya ada warga sudah itu (mencium), terus lapor ke Polsek. Kemudian kita bongkar itu pintu. Ternyata sudah terdapat mayat itu sudah meninggal," ujar Rony kepada TangerangNews.com saat dihubungi. 

Melihat kondisi mayat yang sudah membusuk itu, ia menduga bahwa korban telah kehilangan nyawa sejak tiga hari lalu. 

Anggota kepolisian saat menunjuk mayat seorang pria berinisial BYM, 45 di salah satu ruko yang terkunci, Senin (24/5/2021) sore.

"Infonya sudah tiga hari yang lalu dia meninggal. Baru ditemukan tadi sore itu. Sudah membusuk. Rukonya itu terkunci, makanya kan tadi manggil RT setempat untuk menyaksikan beserta keluarganya," tuturnya. 

Dari kondisi korban itu, Rony menduga bahwa korban meninggal dunia lantaran sakit yang dideritanya. 

Atas penemuan itu, polisi pun langsung membawa jasad korban untuk dimandikan di RSUD Tangerang. 

"Sakitnya kurang tahu karena apa. Surat pernyataannya sedang dibuat oleh keluarganya," pungkasnya. (RED/RAC)

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

KOTA TANGERANG
Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:11

Komisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill