Connect With Us

Ribuan Calon Jemaah Haji Asal Tangsel Gagal ke Tanah Suci Gegara Pandemi, Kemenag Beri Pilihan Ini

Rachman Deniansyah | Minggu, 6 Juni 2021 | 16:00

Ratusan jemaah haji kloter pertama Kota Tangerang di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Selasa (17/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak ribuan warga Kota Tangerang Selatan kembali harus menunda niatnya untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci pada tahun 2021 ini. 

Hal itu menyusul dengan adanya keputusan Kementerian Agama (Kemenag) RI yang telah menetapkan untuk kembali membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia di tahun 2021 ini. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel Abdul Rojak menuturkan, sedikitnya terdapat 1.203 jemaah yang gagal bertolak ke tanah suci, pada tahun ini. 

"Ada sekitar 1.203 jemaah. Iya, itu estimasi kuota di tahun 2021 ini," ungkap Rojak saat kepada awak media, Minggu, 6 Juni 2021. 

Pembatalan keberangkatan haji ini terjadi untuk kedua kalinya, guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. 

"Di 2020 ada lebih dari 1.200 (jemaah). Untuk tahun 2021 ini ada 1.203 kalau tidak salah. Kalau digabungkan sejak tahun 2020, ya hampir ada 2.400 lebih," paparnya. 

Atas hal itu, kini Rojak menyerahkan keputusan sepenuhnya bagi setiap calon jemaah yang batal diberangkatkan. 

Terdapat dua pilihan, yaitu mengambil kembali seluruh biaya pendaftaran haji, atau tetap bertahan dalam antrean calon jemaah di tahun-tahun berikutnya. 

"Iya, mau menarik dananya silahkan. Kalaupun tidak, juga tidak apa-apa. Tinggal nunggu keberangkatan tahun depan. Ya kalo tidak ada keberangkatan, keputusan ada di mereka. Kalau mereka tidak menarik dananya (uang haji), maka mereka tetap (dalam antrean keberangkatan haji)," kata Rojak. 

Tapi kalau jamaah menarik dananya apalagi sampai habis, misalnya baru setor Rp25 juta, kemudian diambil, berarti yang bersangkutan harus mengulang lagi pendaftarannya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill