Connect With Us

Soal Kabel Acak-acakan, Wali Kota Tangerang Selatan Mengaku Tak Berdaya 

Rachman Deniansyah | Senin, 7 Juni 2021 | 00:37

Kabel listrik yang saling menguhubungkan dari tiang ke tiang listirik menjuntai begitu rendah di sejumlah sudut perkotaan Tangerang Selatan, Rabu (17/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kabel semrawut atau acak-acakan  yang terjadi hampir di sejumlah titik di wilayah Tangerang Selatan, telah mulai membuat warga kesal.

Kabel yang menggelantung dari tiang ke tiang, terlihat begitu berantakan. Tak jarang, terdapat pula kabel yang membentang begitu rendah.  Kondisi kabel yang terlihat seolah tak terurus tersebut, kini dinilai sangat menganggu hunian masyarakat. 

 

Warga pun mulai kesal, karena kondisi tersebut dinilai dapat cukup membahayakan, baik bagi para pejalan kaki, ataupun pemotor. 

Menanggapinya, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebut bahwa sebenarnya, pihak Pemerintah Kota sudah sejak lama menegur stakeholder yang bertanggungjawab atas kabel semrawut tersebut. 

 

"Sebetulnya sudah berulang kali kami minta untuk diperbaiki, dirapihkan dan ditata dengan baik kabel-kabel tersebut ke pemiliknya," ungkap Benyamin saat dihubungi TangerangNews melalui pesan singkat, Minggu, 6 Juni 2021. 

Namun tetap saja, hingga kini tak ada tindak lanjut dari pihak pengelola terkait fenomena kabel semrawut tersebut. 

Justru parahnya, fenomena kabel yang berantakan itu kini malah terlihat di hampir seluruh penjuru Kota termuda se-Banten ini. 

"Memang tanggapannya itu kurang. Tetapi, kami hanya dapat menghimbau saja. Karena mereka bukan organisasi perangkat daerah kami," tutur Benyamin. 

Namun jika nantinya para pengelola kabel tetap membangkang, Benyamin menegaskan bahwa pihaknya tak segan-segan akan memanggil para pihak yang bertanggungjawab atas kabel-kabel semrawut tersebut. 

"Nanti akan diundang oleh dinas teknis," pungkasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Pameran Teknologi Cold Chain Hadir di PIK 2 Tangerang, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pameran Teknologi Cold Chain Hadir di PIK 2 Tangerang, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 | 15:33

Pameran dagang International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) yang disinergikan dengan Indonesia Cold Chain Expo 2026 digelar di Nusantara International Convention & Exhibition (NICE), PIK 2, Kosambi, Kabupaten Tangerang, selama 6-9 Mei 2026.

NASIONAL
Gas Baru Pengganti LPG Mulai Disiapkan Tahun Ini, Distribusi Lebih Dulu di Kota-kota Besar

Gas Baru Pengganti LPG Mulai Disiapkan Tahun Ini, Distribusi Lebih Dulu di Kota-kota Besar

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:45

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)mulai mendorong penggunaan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas untuk kebutuhan rumah tangga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill