Connect With Us

Warga Ciputat Khawatir Kabel Semrawut Menjuntai di Sepanjang Jalan

Rachman Deniansyah | Rabu, 17 Maret 2021 | 12:59

Kabel listrik yang saling menguhubungkan dari tiang ke tiang listirik menjuntai begitu rendah di sejumlah sudut perkotaan Tangerang Selatan, Rabu (17/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena kabel semrawut ternyata masih terlihat di sejumlah sudut perkotaan Tangerang Selatan, seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Ciputat Timur.

Tak tanggung-tanggung, kabel berwarna hitam dengan berbagai ukuran yang menjuntai begitu rendah itu membentang di sepanjang Jalan WR Supratman.

Fenomena itu pun sontak membuat warga sekitar dirundung kekhawatiran. Seperti yang diungkapkan Merry. 

Ia menyebut juntaian kabel yang terlihat semrawut tersebut sudah lama terjadi, semenjak dirinya mulai membangun usaha di pinggir jalan itu.

"Udah lama sih ya, selama saya buka toko di sini saja sudah terlihat begitu (semrawut). Di sini saja saya sudah tiga bulan," ujar Merry ditemui di lokasi, Rabu (17/3/2021). 

Merry mengungkapkan, kabel yang menjuntai begitu rendah membuatnya merasa khawatir akan keselamatan dirinya dan pengguba jalan.

"Ya merasa terganggu aja gitu untuk keselamatan di lingkungan ini. Iya bahayanya di situ," katanya. 

Hal senada juga diungkapkan Arif, 20, mahasiswa UNPAM yang kerap melintasi jalan tersebut. 

"Ya ngeri, khawatir pasti bang. Apalagi kita pengguna motor, ngeliat kabel rendah gitu. Apalagi kalau malem, ngeri," ungkapnya.

Ia mengeluh bahwa fenomena itu kerap terjadi lantaran banyaknya kabel yang sudah tak terpakai, dibiarkan begitu saja. 

"Ya biasanya itu penyedia provider, wifi gitu. Dia mah kalau sudah enggak dipakai, dibiarin gitu aja. Enggak dibenahi," katanya. 

Ia berharap agar kabel semrawut ini dapat segera dibenahi, sebelum memakan korban. 

"Harapannya ya pasti biar cepat dibenahin itu diberesin kabel yang begitu (semrawut)," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill