Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di Tangerang Selatan mulai kesal dengan maraknya kabel yang semakin parah tergelantung, terutama di sepanjang jalan menuju Serua, setelah bundaran Pamulang.
Kekesalan tersebut membucah karena tak adanya perhatian dari pemerintah daerah setempat mengenai hal tersebut. Sebelumnya, padahal sempat ramai tentang Tugu Pamulang.
“Pak Wali Kota, tolong kabel-kabel ini agar tidak tergelantung, ini sudah semakin hari semakin parah. Supaya para yang bersangkutan memperhatikan,” kata Salmen Moses Manaloe kepada TangerangNews, Minggu 6 Juni 2021.
Dia mengatakan, posisinya di sepanjang area Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
“Mulai dari Bundaran Pamulang yang menuju Serua dan di area Palapa. Sepinggiran jalan semua itu begitu. Saya melihat sangat memprihatinkan dan sangat mengganggu hunian masyarakat,” katanya. (RED/RAC)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
Sebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews