Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di Tangerang Selatan mulai kesal dengan maraknya kabel yang semakin parah tergelantung, terutama di sepanjang jalan menuju Serua, setelah bundaran Pamulang.
Kekesalan tersebut membucah karena tak adanya perhatian dari pemerintah daerah setempat mengenai hal tersebut. Sebelumnya, padahal sempat ramai tentang Tugu Pamulang.
“Pak Wali Kota, tolong kabel-kabel ini agar tidak tergelantung, ini sudah semakin hari semakin parah. Supaya para yang bersangkutan memperhatikan,” kata Salmen Moses Manaloe kepada TangerangNews, Minggu 6 Juni 2021.
Dia mengatakan, posisinya di sepanjang area Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
“Mulai dari Bundaran Pamulang yang menuju Serua dan di area Palapa. Sepinggiran jalan semua itu begitu. Saya melihat sangat memprihatinkan dan sangat mengganggu hunian masyarakat,” katanya. (RED/RAC)
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGAjang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews