Connect With Us

Rezeki Pengusaha Percetakan di Tangsel Dibanjiri Orderan Kartu Vaksin

Rachman Deniansyah | Rabu, 11 Agustus 2021 | 21:05

Kartu Vaksin COVID-19. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 nyatanya tidak hanya berdampak negatif bagi masyarakat. Di sisi lain, pagebluk ini justru mendatangkan rezeki. 

Seperti yang dirasakan oleh Irfan, salah satu pengusaha percetakan KJU Printing yang berlokasi di wilayah Setu, Tangerang Selatan. 

Tingginya minat masyarakat yang berbondong-bondong untuk mengikuti program vaksin, ternyata menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan baginya. 

Ia kini disibukkan dengan pesanan untuk mencetak sertifikat yang didapati setelah peserta melakukan vaksinasi menjadi sebuah kartu layaknya Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

"Jadi dengan bentuk kartu, mungkin masyarakat merasa lebih simpel. Karena kalau online, handphone itu suka mati atau low. Jadi ini memudahkan saja," kata Irfan kepada TangerangNews.com pada Rabu, 11 Agustus 2021. 

Tak tanggung-tanggung, pesanan yang diterimanya kini cukup fantastis. Bahkan dalam waktu sepekan saja, ia dapat pesanan hingga seribu keping kartu. 

"Iya Alhamdulillah. Perhari itu bisa 100 kartu. Bahkan sekarang itu sampai ada yang antre," tuturnya. 

Pesanan percetakan kartu vaksin itu, kata Irfan, kini turut menambal sepinya orderan lain, seperti kartu undangan, kalender, dan sebagainya. 

"Ya dulu sempat turun. Pesanan jatuhnya saya maksain, sehari hanya satu percetakan, kaya undangan atau apa gitu. Sekarang Alhamdulillah kartu vaksin," imbuhnya. 

Bahkan atas banjirnya pesanan itu, ia kini dapat mengumpulkan omzet hingga Rp800 ribu perhari. 

"Saya menawarkan harga Rp10 ribu untuk personal, kalau kolektif itu bisa dapat Rp8 ribu. Ya lumayan, kalau umpama sehari 100 keping, berarti bisa Rp800 ribu perhari," paparnya. 

Irfan mengatakan, pada percetakan kartu vaksin ini, masyarakat tak perlu khawatir atas penyalahgunaan data pribadi. 

"Tenang saja, karena setiap percetakan itu tidak ada data identitas yang kami simpan. Jadi setelah dicetak, langsung dihapus. Saya pun meminta karyawan saja untuk tidak melakukan penyimpangan," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil

Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil

Kamis, 17 September 2026 | 09:59

Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill