62 Juta Kendaraan di Indonesia Menunggak Pajak, Didominasi Sepeda Motor
Rabu, 8 Juli 2026 | 21:22
Tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Pemuda Siswa dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tangerang Selatan bertekad menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram narkoba.
Tekad tersebut pun dibuktikan dengan menjalin kerja sama dan sinergisitas dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel.
Ketua Sapma PP Kota Tangsel, Refo Ongko Songo mengatakan, langkah tersebut amatlah diperlukan guna mencapai misi untuk menyelamatkan masa depan para pemuda.
Pasalnya, dewasa ini banyak kalangan pemuda yang terjerumus dalam lingkaran hitam penyalahgunaan narkotika.
"Kita haru perangi narkoba dengan penyalahgunaannya. Langkah ini untuk menyelamatkan generasi muda yang kita ketahui, mereka adalah penerus bangsa," ungkap Refo, Sabtu, 4 September 2021.
Dengan sinergisitas itulah, Sapma PP Kota Tangsel berjanji akan terus menggencarkan sosialisasi bersama BNN terkait bahayanya penyalahgunaan narkotika tersebut.
"Kita akan terus bersinergi dan terus membantu tugas BNN dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, terutama kepada para kaula muda," paparnya.
Sesuai dengan sasarannya, Refo mengatakan, pihaknya akan memilih cara yang dipercaya lebih disukai oleh para muda-mudi.
Caranya, dengan langkah yang lebih moderenisasi. Mengingat, perkembangan digital kini tengah bertumbuh pesat.
"Di era saat ini proses pencegahan dan sosialisasi bahaya narkoba memerlukan cara-cara yang modern dan dapat diserap oleh masyarakat dengan mudah. Sehingga informasi yang diberikan dapat diterima secara optimal," pungkasnya.
Tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.
TODAY TAGPeserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
INFORMA dan INFORMA Electronics kembali menorehkan prestasi di tingkat regional setelah memborong tiga penghargaan dalam ajang Retail Asia Awards 2026 yang digelar di Singapura.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews