Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Pemuda Siswa dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tangerang Selatan bertekad menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram narkoba.
Tekad tersebut pun dibuktikan dengan menjalin kerja sama dan sinergisitas dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel.
Ketua Sapma PP Kota Tangsel, Refo Ongko Songo mengatakan, langkah tersebut amatlah diperlukan guna mencapai misi untuk menyelamatkan masa depan para pemuda.
Pasalnya, dewasa ini banyak kalangan pemuda yang terjerumus dalam lingkaran hitam penyalahgunaan narkotika.
"Kita haru perangi narkoba dengan penyalahgunaannya. Langkah ini untuk menyelamatkan generasi muda yang kita ketahui, mereka adalah penerus bangsa," ungkap Refo, Sabtu, 4 September 2021.
Dengan sinergisitas itulah, Sapma PP Kota Tangsel berjanji akan terus menggencarkan sosialisasi bersama BNN terkait bahayanya penyalahgunaan narkotika tersebut.
"Kita akan terus bersinergi dan terus membantu tugas BNN dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, terutama kepada para kaula muda," paparnya.
Sesuai dengan sasarannya, Refo mengatakan, pihaknya akan memilih cara yang dipercaya lebih disukai oleh para muda-mudi.
Caranya, dengan langkah yang lebih moderenisasi. Mengingat, perkembangan digital kini tengah bertumbuh pesat.
"Di era saat ini proses pencegahan dan sosialisasi bahaya narkoba memerlukan cara-cara yang modern dan dapat diserap oleh masyarakat dengan mudah. Sehingga informasi yang diberikan dapat diterima secara optimal," pungkasnya.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGPersita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) menyebut sebanyak 40 perusahaan yang bergerak di sektor baja yang ada di Indonesia melakukan pengemplangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sejak tahun 2016.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews