Connect With Us

Bocah 7 Tahun di Cilenggang Ditemukan Tewas Tenggelam Usai Bermain Hujan

Rachman Deniansyah | Rabu, 3 November 2021 | 20:11

Ilustrasi bocah tenggelam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bocah berinisial MAS yang masih berusia 7 tahun ditemukan tewas usai tenggelam di salah satu galian tanah atau kubangan air yang berlokasi di wilayah Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan. 

Korban ditemukan sudah tak bernyawa setelah sempat menghilang terlebih dahulu. 

Kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi saat dikonfirmasi, Rabu, 3 November 2021. 

Ia menuturkan, korban sebelumnya menghilang setelah bermain pada Selasa, 2 November 2021, sekitar 13.00 WIB. 

Ketika itu, pihak keluarga hanya mengetahui bahwa korban sedang keluar rumah untuk bermain bersama teman-temannya. 

"Saksi melihat korban sedang mandi hujan dan bermain di genangan air yang terletak di jalan depan Kantor BPJS Ketenagakeerjaan bersama teman-temannya," ujar Yudi. 

Namun setelah hujan mulai mereda, saksi melihat teman-teman korban pulang ke rumahnya masing-masing. 

"Namun korban seorang diri masih bermain di genangan air," ujarnya. 

Hingga sore hari menjelang malam, korban tak kunjung kembali pulang. Pihak keluarga pun panik sehingga berinisiatif untuk mengumumkannya menggunakan pengeras suara masjid. 

"Selanjutnya pada pukul 17.00 WIB pihak keluarga korban memberitakan anak hilang dari pengeras suara masjid dan dilakukan pencarian di sekitar galian tol di Cilenggang," tuturnya. 

Proses pencarian berlanjut hingga malam hari. Korban akhirnya dapat ditemukan sekitar pukul 22.30 WIB. 

"Korban ditemukan di sekitar galian tol tersebut dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Yudi. 

Saat ditemukan, tubuh korban sudah dalam kondisi kaku. Sekujur tubuhnya mulai memucat. 

"Posisi korban ditemukan dalam keadaan tenggelam mengenakan kaus biru muda dan celana pendek warna hitam," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill