Connect With Us

Perjalanan 2 Nong Tangsel Bersaing Menuju Ajang Putri Indonesia Wakili Banten

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Januari 2022 | 20:32

Putri Indonesia 2022 Bella Hena finalis dalam ajang di tingkat Provinsi Putri Indonesia 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua Nong asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  kini tengah berjuang memperebutkan tiket menuju ajang paling bergengsi, yakni Putri Indonesia 2022, sebagai perwakilan dari Provinsi Banten. 

Keduanya kini sedang bersaing, setelah masuk ke dalam tiga besar finalis dalam ajang di tingkat Provinsi. 

Kedua gadis berparas cantik tersebut.di antaranya Chrissy Fransisca dan Bella Hena. 

Kepala Bidang Promosi, Data dan Informasi Kepariwisataan, pada Dinas Pariwisata, Maya Elsera menjelaskan, kedua finalis ini merupakan aset terbaik yang dimiliki Tangsel. 

Bukan hanya kecantikan parasnya saja, Chrissy dan Bella telah menunjukkan wawasan dan kemampuannya sebagai pemenang dalam ajang pemilihan Nong Kota Tangsel. 

Chrissy Fransisca sebagai Wakil 1 Nona Tangsel 2015 yakni dan Bella Hena merupakan Nona Tangsel 2017.

”Jadi mereka ini merupakan salah satu perwakilan Tangsel yang sedang bersaing dengan daerah lain untuk menjadi wakil Banten dalam pentas Putri Indonesia,” ujar Maya di kantornya, Selasa, 18 Januari 2022. 

Melihat potensi yang dimiliki oleh keduanya, Maya merasa optimis mereka dapat mengharumkan nama kota Tangsel ini. 

"Saya optimis salah satu dari merekal ini dapat mewakili Banten, dan saya terus memberikan motivasi dan menginformasikan bahwa ada Nona Tangsel yang sedang berjuang sampai dengan hasil voting dibuka," ungkapnya.

Maya pun berharap, agar Chrissy ataupun Bella dapat mempersembahkan yang terbaik dalam ajang tingkat provinsi itu. Supaya dapat melesat ke ajang selanjutnya, yakni Putri Indonesia 2022. 

"Tangsel selalu bisa kasih yang terbaik, Insya Allah di ajang Nasional bisa juga mewarnai dan memberikan hasil yang terbaik," harapnya.

Sementara itu, salah satu finalis, Bella Hena menjelaskan audisi tingkat provinsi itu mulai dijalani sejak 12 Januari lalu. 

”Setelah rangkaian audisi, di tanggal 14 Januari kemarin keluar hasil penilaian bahwa ada tiga besar yang masuk ke dalam tahap selanjutnya,” ujar Bella.

Di tiga besar ini, penilaian akan dilakukan dengan metode voting, ditambah dengan penilaian dari dewan juri. 

Saat ini, Bella mengakui sedang mempersiapkan pengetahuan dan kemampuannya untuk tahap selanjutnya. Sehingga nantinya, dia juga bisa mengharumkan nama Banten dalam kancah nasional.

Wanita dengan tinggi badan 170 cm dan berat 60 kg ini optimis dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Kota Tangsel.

"Kita berusaha yang terbaik," ungkap mahasiswi Geografi Universitas Indonesia ini.

Bella merupakan siswa berprestasi non-akademik SMA Al Azhar BSD tahun 2019. Selanjutnya ia juga menjadi mahasiswa berprestasi utama Departemen Geografi FMIPA UI tahun 2021.

Bella juga pernah menjadi Perwakilan Indonesia di ASEAN future leaders SDG Workshop 2021.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

KOTA TANGERANG
Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Jumat, 1 Mei 2026 | 13:02

Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung Timur yang kerap beraksi dengan menggunakan senjata api (senpi) ditangkap saat beraksi di Kota Tangerang.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill