Connect With Us

Mulai Besok, Harga Minyak Goreng di Tangsel Jadi Rp11.500 Per Liter

Rachman Deniansyah | Senin, 31 Januari 2022 | 16:50

Ilustrasi minyak goreng. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Setelah melambung tinggi, harga minyak goreng di Kota Tangerang Selatan akhirnya mengalami penurunan, mulai 1 Februari 2022.

Penurunan harganya pun tak tanggung-tanggung. Jauh berbeda dengan harga yang sebelumnya dijumpai masyarakat di pasaran.

Harga murah hingga belasan ribu ini, berlaku untuk seluruh jenis, mulai dari minyak goreng curah, hingga kemasan premium.

"Harga untuk minyak goreng curah itu Rp11.500 per liter, untuk kemasan juga sama (mengalami penurunan) jadi Rp13.500, dan minyak goreng premium Rp14.000 per liter. Itu semua berlaku mulai besok, 1 Februari 2022," papar Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Gazali Ahmad, Senin, 31 Januari 2022.

Gazali menerangkan, penyesuaian harga minyak goreng tersebut ditetapkan berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET), sesuai berdasarkan dengan arahan pemerintah pusat.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/2022 tentang Penetapan Harga Tertinggi Minyak Goreng Sawit," terangnya. 

Menurutnya, masyarakat dapat menjumpai harga minyak terbaru ini di mana saja. Kebijakan harga ini berlaku di seluruh pasar di Tangsel. 

"Ya berlaku di seluruh pasar, mulai dari pasar ritel dan tradisional itu harus mengacu pada Permendag tersebut," tandasnya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill