Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Setelah melambung tinggi, harga minyak goreng di Kota Tangerang Selatan akhirnya mengalami penurunan, mulai 1 Februari 2022.
Penurunan harganya pun tak tanggung-tanggung. Jauh berbeda dengan harga yang sebelumnya dijumpai masyarakat di pasaran.
Harga murah hingga belasan ribu ini, berlaku untuk seluruh jenis, mulai dari minyak goreng curah, hingga kemasan premium.
"Harga untuk minyak goreng curah itu Rp11.500 per liter, untuk kemasan juga sama (mengalami penurunan) jadi Rp13.500, dan minyak goreng premium Rp14.000 per liter. Itu semua berlaku mulai besok, 1 Februari 2022," papar Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Gazali Ahmad, Senin, 31 Januari 2022.
Gazali menerangkan, penyesuaian harga minyak goreng tersebut ditetapkan berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET), sesuai berdasarkan dengan arahan pemerintah pusat.
"Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/2022 tentang Penetapan Harga Tertinggi Minyak Goreng Sawit," terangnya.
Menurutnya, masyarakat dapat menjumpai harga minyak terbaru ini di mana saja. Kebijakan harga ini berlaku di seluruh pasar di Tangsel.
"Ya berlaku di seluruh pasar, mulai dari pasar ritel dan tradisional itu harus mengacu pada Permendag tersebut," tandasnya.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan
Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews