Connect With Us

Awasi Harga Minyak Goreng, Disperindag Tangsel Bentuk Tim Pengawasan Pasar

Rachman Deniansyah | Senin, 31 Januari 2022 | 19:52

Stok minyak goreng murah di sejumlah ritel di Tangsel terpantau kosong. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan membentuk tim khusus yang akan mengawasi harga minyak goreng di pasaran.

Hal itu dilakukan menyusul turunnya harga minyak goreng hingga Rp11.500 per liter, mulai Selasa, 1 Februari 2022.

"Kami Disperindag Tangsel berkomitmen untuk menjalankan aturan itu. Kami membentuk tim khusus pengawasan ekstra lah istilahnya untuk mengawasi," kata Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Gazali Ahmad, Senin, 31 Januari 2022. 

Menurutnya, tim pengawasan akan memantau kepatuhan pedagang terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/2022 tentang Penetapan Harga Tertinggi Minyak Goreng Sawit, yang menetapkan harga mulai dari Rp11.500-Rp14.000 per liternya. 

"Sebenarnya sudah dari kemarin. Kita awasi seluruh pasar, termasuk pendistribusian centernya. Kita awasi jika ada tindakan pedagang yang tidak sesuai dengan Permendag itu," terangnya. 

Ia menerangkan, jika dalam pengawasan itu ditemukan tindakan pedagang yang menjual minyak goreng di atas harga eceran tertinggi (HET), maka pihaknya akan mengambil sejumlah tindakan. 

"Menurut Kemendag harus kita lakukan tindakan. Dibina ataupun ditegur supaya mengacu pada Permendag itu," tegasnya. 

Namun untuk tenis pelaksanaannya, ia masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. 

"Kita masih menunggu juknisnya. Bagaimana nanti pelaksanaan di lapangan. Daerah lain semuanya pun sedang menunggu," imbuhnya. 

Sementara itu, di sisi lain Disperindag juga telah melakukan beragam upaya dalam menyosialisasikan penurunan harga tersebut. 

"Ya kita sudah sosialisasi. Kita juga sudah sebarkan surat edaran kepada para pedagang," tandasnya.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill