Connect With Us

Pilkada Ulang Tangsel Diminta Dipercepat

| Selasa, 14 Desember 2010 | 15:39

Kotak suara dari PPK Pamulang dikembalikan ke KPU Tangsel. Kegiatan ini berlangsung hingga malam tadi. (tangerangnews / dira)

 
 
TANGERANGNEWS-Anggota DPRD Tangsel, mendesak KPU Tangsel untuk segera menyelenggarakan Pilkada ulang. Sebab pada 18 Januari 2011, Tangsel harus sudah memiliki Wali Kota dan Wakil Wali Kota definitif. Jika tidak, maka Tangsel kembali diambil alih oleh Kabupaten Tangerang.

"Secepatnya, Pilkada itu harus digelar, karena 18 Januari 2011 harus ada Wali Kota definitif. Karena sudah diagendakan demikian," ujar Amar, Sekretaris Komisi A,kepada wartawan.

Dia berpikir, jangan sampai Tangsel ini kembali ke Kabupaten Tangerang.  Oleh karena itu kata Amar, dalam kurun waktu satu bulan ini Pilkada harus segera digelar, supaya pada 18 Januari 2011 sudah ada Wali Kota definitif, dan 24 Januari 2011 bisa dilantik. 

"Saya kira untuk Pilkada ulang itu tidak terlalu repot, karena semuanya sudah ada. Tinggal cetak surat suara. Kalau memang niat, KPU Tangsel bisa melaksanakan itu," tandas Amar.
 
Seperti diketahui sebelumnya, MK menerima sebagian gugatan sengketa Pilkada Kota Tangsel yang diajukan dua  pasangan calon, yakni pasangan Arsid-Andre Taulany dan pasangan Yayat Sudrajat –Norodom Sukarno terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota  Tangsel.

Pilkada Kota Tangsel diperkirakan akan dilakukan Maret 2011 mendatang. Lamanya persiapan Pilkada ulang itu dilakukan, lantaran KPU beralasan perlu melakukan koordinasi ulang keberbagai instansi.
 
.“Sekiranya Maret adalah  waktu yang tepat sesuai dengan persiapan kami,” ujar anggota KPU Kota Tangsel, Agus Supadmo, kemarin.  Meski begitu, Agus mengaku, rencana tersebut belum mengikat baru perkiraan KPU Tangsel saja.  
 
Menurut anggota KPU Tangsel lainnya, yakni Nasrulloh, perlu pertimbangan yang mendalam atas penentuan jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang di Pilkada Tangsel. “Ini banyak instrumen yang harus diperhatikan, saya kira ini butuh kajian dan koordinasi dengan semua instansi tidak hanya dari KPU Pusat dan Provinsi saja,” tegasnya. (dira)
BANTEN
Tidak Perlu ke Kantor Samsat, Warga Banten Bisa Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Ini

Tidak Perlu ke Kantor Samsat, Warga Banten Bisa Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Ini

Rabu, 1 April 2026 | 22:46

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten resmi meluncurkan aplikasi Samsat Ceria sebagai inovasi layanan digital untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill