Connect With Us

Pelaku Seni di Tangsel Gelar Karnaval Budaya Betawi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 Maret 2022 | 07:00

Para pelaku seni dan budaya di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Karnaval Budaya Betawi di Sanggar Seni Rumah Baba, Pamulang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Modernisasi dan pandemi COVID-19 tidaklah menjadi penghalang bagi para pelaku seni dan budaya di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk melestarikan budaya Betawi. Salah satunya dengan menggelar Karnaval Budaya Betawi di Sanggar Seni Rumah Baba, Pamulang.

Agenda tahunan yang digagas Udin Cecex, pendiri Sanggar Rumah Baba ini, selain sebagai ruang ataupun wadah masyarakat untuk guyub, juga menyatukan semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Adapun isi acara karnaval kali ini yaitu tasyakuran, pawai, arak-arakan ondel-ondel, adu pantun dan palang pintu, kendang pencak, pentas seni, manusia petasan dan live perform dari seniman Betawi muda Ipank Hore-Hore.

Event kali ini melibatkan para tokoh masyarakat, kaum muda dan sanggar-sanggar lain yang telah membuktikan kontribusinya melestarikan budaya baik bagi komunitas maupun masyarakat.

Udin Cecex mengatakan, acara ini merupakan salah satu agenda tahunan sanggar untuk mengajak giroh masyarakat melestarikan budaya Betawi, ajang silaturahmi para pelaku seni budaya, kaum muda dan mengenalkan budaya betawi dari generasi ke generasi.

“Hal ini mengingat pelestarian seni budaya di Tangsel khususnya Pondok Cabe Ilir masih pasif," ujarnya, Minggu 27 Maret 2022. 

Menurut Udin, pelestarian budaya untuk anak-anak dan pemuda harus ditingkatkan lagi, agar tak tergerus oleh zaman serta generasi penerus tak menjadi budak gawai. Minimnya ruang-ruang kegiatan positif menjadi salah satu penyebab banyaknya permasalahan sosial. 

“Harapan saya tentunya semoga kita tetap semangat melestarikan seni budaya Betawi, tidak mesti Betawi, semua seni dan budaya Indonesia, sebab eksistensi budaya kita bergantung pada generasi muda. Momentum ini juga kita jadikan untuk mulai kembali menumbuhkan cinta pada budaya nenek moyang kita,” tutup Udin.

Faisal Alfansury, tokoh muda Tangsel mengatakan, ruang seperti Sanggar Rumah Baba ini harus menjadi salah satu pusat yang mengawal kemajuan ritme dan gerak kota Tangsel. “Jadi perhatian kita kepada ruang-ruang semacam ini harus penuh dan tuntas, jangan malah dipinggirkan,” ujarnya.

Ia mengaku sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Karnaval Budaya Betawi yang digagas Sanggar Rumah Baba. Melalui pelestarian nilai-nilai budaya seperti ini, semua pihak dapat bersama-sama merawat dan mencintai kota Tangsel.

“Kita semua saling guyub, karnaval ini menunjukan bahwa budaya merupakan jantung masyarakat yang memiliki nilai-nilai luhur dalam membangun peradaban," ujar Alfan.

TANGSEL
Maling Motor Kepergok Korbannya Gegara Jajan di Mie Gacoan Pamulang Usai Beraksi

Maling Motor Kepergok Korbannya Gegara Jajan di Mie Gacoan Pamulang Usai Beraksi

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:58

Entah karena sial atau bodoh yang dialami seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial FNS, 27, di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KAB. TANGERANG
Pungli Jadi Bang Kerok Sepinya Wisatawan di Kabupaten Tangerang saat Lebaran

Pungli Jadi Bang Kerok Sepinya Wisatawan di Kabupaten Tangerang saat Lebaran

Rabu, 1 April 2026 | 20:31

Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25.870 wisatawan berkunjung ke tempat wisata di wilayah tersebut saat momen libur Lebaran 2026.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill