Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Aksi saling serang menggunakan petasan terjadi di Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 16 April 2022 dini hari. Aksi yang melibatkan dua kelompok anak baru gede alias ABG itu direkam oleh kedua kelompok.
Video saat tawuran menunjukkan kedua kelompok remaja saling serang menggunakan petasan. Belakangan diketahui aksi tawuran kelompok remaja tanggung itu sudah direncanakan demi mempopulerkan konten media sosial.
Kanit Reskrim Polsek Pamulang AKP Erwin Subekti mengungkapkan, kedua kelompok masing-masing membawa petasan. “Mereka memang sudah janjian melalui medsos untuk tawuran. Kalau pemicunya hanya untuk populer saja biar bisa diposting ke medsos mereka,” kata Erwin seperti dilansir dari iNews.
Menurut Erwin, dalam tawuran tersebut tidak ada yang menggunakan senjata tajam. Adapun jumlah massa dari kedua kelompok yang terlibat cukup banyak, yaitu sekitar 80 orang remaja.
Erwin menyebutkan aksi para ABG itu hanya sebentar karena polisi berhasil menghalau. "Nggak lama cuma sekitar 5 menit, kita langsung bubarin," ujar Erwin.
Polisi juga sudah mengamankan lima remaja untuk pendataan. Kelimanya diperbolehkan pulang dengan syarat ada perjanjian dengan pihak orang tua serta pengurus RT dan RW masing-masing.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews