Connect With Us

Komisi III DPR Sidak Gudang Bea Cukai Alam Sutera

| Kamis, 20 Januari 2011 | 17:36

Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata dalam konprensi persnya. (tangerangnews / dira)


 
TANGERANGNEWS-Empat orang anggota Komisi III DPR RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang minuman keras (miras) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tangerang di Alam Sutera, Serpong,  hari ini. Karena anggota Komisi III DPR RI mendengar kabar adanya upaya penggelapan barang bukti oleh oknum tertentu.
 
"Sekitar dua atau tiga hari lalu, kami mendapat informasi ada pihak-pihak yang ingin mengeluarkan barang bukti ini dari gudang KPPBC Alam Sutera. Makanya kami datang ke sini untuk melihatnya," ujar Herman Heri, anggota dari Fraksi PDIP.
 
Hal itu dibenarkan oleh Andi Rio, anggota dari Fraksi Partai Golkar. "Selama ini tidak ada laporan dari BC soal penangkapan yang cukup besar ini. Tiba-tiba kami dengar ada pihak-pihak yang mau membebaskan barang bukti ini. Karena sudah ada niat, maka kami sidak," ucapnya.
  
Seperti diketahui, 26 November 2010, KPPBC Alam Sutera, merilis hasil tangkapan yang cukup besar di gudang miras komplek pergudangan Blok 2 No 8 dan Blok M No 25 Taman Tekno BSD Serpong. Karena hasil tangkapan cukup besar, Dirjen Bea Cukai, Thomas Sugianta, yang merilis tangkapan tersebut kepada wartawan. Barang bukti berupa miras yang berhasil disita sebanyak 108.000 botol, dengan nilai lebih dari Rp 100 miliar. Sementara kerugian negara dari pita cukai mencapai Rp 15,5 miliar.
 
Syarifuddin Suding, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partau Hanura, dengan tegas meminta agar KPPBC Alam Sutera untuk tidak main-main atas kasus hukum ini. "Kami tidak ingin ada kasus seperti Gayus Tambunan lagi. Jangan berhenti sampai pada penjaga gudang saja, tapi harus ditangkap pemilik minuman keras ini. Kalau perlu siapa di belakang bos miras ini juga harus ditangkap," ucapnya.
 
Namun, dugaan penggelapan barang bukti itu dibantah Kepala Kanwil Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Tangerang, Nasar Salim. Menurutnya, semua barang bukti miras impor di gudang BC Alam Sutera masih ada dan dijamin keasliannya. "Tidak ada itu upaya penggelapan barang bukti. Semua masih ada, dan semua masih asli," katanya sambil mengantar rombongan anggota Komisi III DPR masuk ke gudang BC Alam Sutera.
 
Menurut Nasar, masyarakat tak perlu khawatir atas komitmen pihaknya untuk memberantas berbagai upaya penyelundupan yang merugikan negara. "Kami sangat komit untuk kasus ini. Apapun yang merugikan negara, kami sikat," ucapnya. (DIRA DERBY)

KAB. TANGERANG
21.829 Anak di Kabupaten Tangerang Putus Sekolah

21.829 Anak di Kabupaten Tangerang Putus Sekolah

Rabu, 1 April 2026 | 18:30

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang mencatat puluhan ribu anak jenjang sekolah dasar hingga menengah mengalami putus sekolah.

SPORT
Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.

BANDARA
Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 | 18:23

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang berhasil mencatatkan kinerja operasional yang sangat positif sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill