Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Niat melerai dua kelompok pemuda yang bertikai di Kampung Baru, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sekretaris Dinas (Sekdis) Pariwisata Tangsel Yanuar malah terkenda sabetan senjata tajam.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi pada Minggu 18 September 2022, lalu. Ketika itu terjadi keributan di rumah kontrakan yang melibatkan dua kelompok pemuda diduga akibat salah paham.
Para pemuda itu pun diduga dalam pengaruh alkohol sehingga saling emosi. Kemudian, Yanuar yang merupakan tokoh masyarakat setempat mencoba melerai mereka, Namun nahas, ia malah dibacok hingga mengalami luka sobek di bagian lengan dan leher. Selain Yanuar, satu orang lainnya turut mengalami luka bacokan.
Kapolsek Serpong Kompol Evarmon Lubis, membenarkan kejadian tersebut. Meski demikian Yanuar enggan membawa kasus itu ke ranah hukum, meski pihaknya sudah meminta membuat laporan.
"Waktu itu kita sudah minta beliau untuk melapor cuma tidak mau melapor, karena ingin selesai secara baik-baik. Beliau tidak ingin dibesar-besarkan, yang penting masyarakatnya adem, kondusif saja," ujarnya, seperti dilansir dari Sindonews, Kamis 22 September 2022.
Namun aparat Polsek Serpong tetap melakukan penyisiran kontrakan para pemuda yang bertikai tersebut. Dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai dan pisau ditangkap.
Sementara untuk pelaku pembacokan keberadaanya belum diketahui. Pelaku diduga terus melarikan diri dengan berpindah-pindah tempat.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews