Connect With Us

Sekelompok Pelajar Brutal Bacok Satu Korban di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 Agustus 2022 | 20:08

Sejumlah pelajar dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota karena terlibat dalam tawuran di wilayah Jalan Husein Sastra Negara Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok pelajar melancarkan aksi kekejaman dengan membacok satu pelajar berinisial MAM, 16, hingga mengalami luka di Jalan Husein Sastra Negara, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Kebrutalan aksi sekelompok pelajar tersebut terjadi pada Kamis, 11 Agustus 2022, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, awalnya korban bersama sejumlah temannya dalam perjalanan dengan sepeda motor hendak pulang ke rumah.

"Kemudian ketika melintas di lokasi kejadian, berpapasan dengan pelajar SMKN 53 Jakarta Barat yang saat itu sedang mencari pelajar lain dari SMK PGRI 24 Jakarta Barat," ungkap Kapolres, Jumat, 12 Agustus 2022.

Menurut Zain, kronologis kejadian bermula saat pelaku pembacokan berinisial RS, 19, berasal dari SMKN 53 Jakarta Barat bersama rekan pelajar lainnya berjumlah 10 orang berjalan dengan menggunakan sepeda motor bertemu dengan pelajar SMK PGRI 24 berjumlah 8 orang.

"Salah satu dari pelajar meledek kepada pelajar SMKN 53, dengan menyebut sekolahnya. kemudian dikejar oleh pelajar SMKN 53 hingga ke arah Rawa Bamban, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda," jelasnya.

Bukannya bertemu dengan pelajar yang dicari, Zain menuturkan, mereka malah bertemu dengan pelajar lain di lokasi kejadian. Alhasil korban yang tengah berboncengan bersama temannya dikejar oleh para pelaku.

"Selanjutnya pelaku membacok korban satu kali ke arah bagian punggung belakang sebelah kanan dengan menggunakan celurit Madura sehingga korban mengalami luka," katanya.

Atas peristiwa tersebut, lanjut Zain, Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Benda mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap pelaku tawuran tersebut. Berdasarkan informasi yang didapati, para pelajar tersebut dari berbagai sekolah berkumpul di wilayah Benda.

"Sebanyak 73 pelajar kami amankan mereka berasal dari 6 sekolah yakni SMKN 53 Jakarta Barat, SMKN 1 Jakarta Barat, SMKN 2 Tangerang, SMKN 4 Tangerang, SMKN Yuppentek Tangerang dan SMAN BDN Jelambar Jakarta Barat," jelasnya.

Tak hanya itu, Zain menambahkan, pihaknya pun menindak 31 unit kendaraan bermotor yang digunakan pada pelajar tersebut. Selain itu, satu pelajar berinisial RS, 19, sebagai pelaku pembacokan, 4 pelajar membawa senjata tajam pun ditahan.

"Terhadap pelaku pembacokan masih dilakukan pengembangan termasuk 4 pelajar yang memiliki senjata tajam. Lalu, 68 pelajar lainnya kami lakukan pembinaan dengan memanggil pihak sekolah dan orang tua," pungkasnya.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

KOTA TANGERANG
Pemkot Janji Perbaikan Jalan Ramp Cikokol Rampung dalam Waktu Dekat, Masuk Tahap Pengecoran

Pemkot Janji Perbaikan Jalan Ramp Cikokol Rampung dalam Waktu Dekat, Masuk Tahap Pengecoran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:04

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pengerjaan perbaikan Jalan Ramp Cikokol

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill