Connect With Us

Puluhan Remaja Bersajam Hendak Tawuran di Karang Tengah Tangerang Diamankan Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 19 Juni 2022 | 10:24

Puluhan remaja hendak melakukan aksi tawuran dengan senjata tajam (sajam) diamankan Tim Resmob Polres Metro Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan remaja hendak melakukan aksi tawuran dengan senjata tajam (sajam) diamankan Tim Resmob Polres Metro Tangerang.

Para remaja itu kepergok petugas di Kampung Bulak Santri, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Minggu 19 Juni 2022, dini hari.

Mereka diketahui hendak melancarkan aksi tawuran dengan remaja lainnya di kawasan Gondrong, Kecamatan Cipondoh. 

"Saya diundang sama A, mau tawuran sama anak Gondrong sudah janjian," sebut D, seorang remaja asal Pondok Kacang, Kota Tangerang Selatan.

Kata D, aksi tawuran ini sudah direncanakan oleh A yang telah janjian melalui media sosial. Aksi ini merupakan yang kedua.

"Saya diminta A, dia ngabarin saya kalau sudah ready. Saya enggak bawa apa-apa. Barang atau sajam biasanya sudah disiapkan," katanya. 

Selanjutnya kelompok remaja itu dibawa ke Mapolres Metro Tangerang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

BANTEN
400 Ribu Warga Banten Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

400 Ribu Warga Banten Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

Senin, 30 Maret 2026 | 20:19

Badan Pusat Statistik mencatat sebanyak 13 persen warga Indonesia memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dari jumlah itu sekitar 400.000 di antaranya berada di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill