Connect With Us

Terlibat Bentrok, Remaja di Ciledug Tangerang Tewas Dibacok

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 22 Agustus 2022 | 18:09

Ilustrasi Tawuran (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang remaja berinisial HTC, 15, meninggal sia-sia usai terlibat bentrok antar kelompok di kawasan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Korban meninggal setelah mengalami luka bacok.

Peristiwa maut tersebut terjadi pada Sabtu, 20 Agustus 2022, tepatnya di dekat SPBU Parung Serab dan Hotel Reddorz.

Adapun peristiwa ini berawal saat sekelompok remaja ini berkumpul di kawasan Kreo. Mereka yang melengkapan diri dengan senjata tajam (sajam) hendak mencari musuh atau lawan.

"Lalu mereka berputar, ada yang bawa senjata tajam untuk cari musuh," ujar Kapolsek Ciledug Kompol Noor Maghantara, Senin, 22 Agustus 2022.

Menurutnya, korban beserta kelompoknya pun sampai di depan Hotel Reddorz Parung Serab. Mereka menantang sekelompok lain dengan bersorak. Antar kelompok ini lalu terlibat duel.

"Nah dia (korban) panas-panasin di situ, dia mancing-mancing, ngacungin celurit, terus mau nyerang gitu. Kemudian si kelompok anak-anak itu lewat, mereka balik lagi terus nyerang yang di Reddorz," jelas Noor. 

Usai terlibat duel, akhirnya kelompok penyerang itu kabur dan meninggalkan HTC beserta BY-seorang pedagang angkringan yang terkena bacokan tetapi selamat. Nahas, kelompok lawan menghabisi dan mengeroyok HTC yang awalnya lebih agresif menyerang duluan. 

"Iya yang nyerang duluan (yang meninggal), ada CCTV-nya. Dia (HTC) ketinggalan lah ceritanya. Mungkin teman-temannya itu senjatanya ada yang jatuh lalu dipakai sama pihak yang Reddorz ini untuk menyerang balik, kena lah bacok di bagian dadanya (HTC)," paparnya. 

Dari rekaman CCTV, pihak kepolisian mengamankan 11 pemuda yang terlibat tawuran. Namun, pihak kepolisian belum menemukan pelaku yang membacok HTC.

"Korban masih SMP. Yang nyerang duluan anak-anak SMP ini, temannya ada yang diamankan juga. Sekitar 11 orang (diamankan). Kalau yang lukai penjaga angkringan sudah dapat, yang bacok sampai mati belum dapat," pungkas Noor. 

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill