Connect With Us

Viral Polisi Tangsel Menyamar Jadi Tukang Cilok Demi Tangkap Perampok

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:57

Ilustrasi penyamaran polisi. (KOMPAS/DIDIE SW / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Video yang menunjukkan anggota kepolisian dari Polres Tangerang Selatan (Tangsel) yang menyamar menjadi tukang cilok demi mengungkap kasus perampokan viral di media sosial.

Dalam video yang viral di TikTok, ada pria yang sedang berjualan cilok dan beberapa foto lainnya menunjukkan tangkapan layar pemberitaan terkait penangkapan pelaku perampokan serta foto-foto polisi memamerkan pelaku perampokan dalam sesi jumpa pers.

Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Galih membenarkan bahwa orang yang ada di video viral tersebut merupakan anggota dari Polres Tangsel.

Menurutnya, penyamaran itu dilakukan demi mengungkap kasus perampokan bersenjata di toko emas ITC BSD Tangsel.

Baca juga: 4 Pelaku Perampokan Bersenjata di Toko Emas ITC BSD Ditangkap!

"Iya, betul (anggota Polres Tangsel)," kata Galih dilansir dari Detik.com pada Rabu, 19 Oktober 2022.

Dalam mengungkap kasus tersebut, katanya, tim Resmob Polres Tangsel melakukan banyak cara, salah satunya dengan menyamar menjadi penjual cilok.

"Ya itu kaitannya kayaknya terkait yang itu (kasus perampokan toko emas di mal Serpong). Dulu kan kita benar-benar kerja keras itu tim Resmob sini," jelasnya.

Adapun polisi yang menyamar tersebut hanya menyewa gerobak cilok untuk pura-pura berdagang. Hal itu dilakukan agar dapat menangkap pelaku pencurian bersenjata tersebut.

Lihat juga: Penadah Hasil Rampokan Toko Emas di Tangerang Masih Buron

"Itu sepertinya nyewa, tidak mungkin jualan lah. Tujuannya biar dapat pelakunya. Intinya sampai seperti itu pengungkapannya," katanya.

Galih menyatakan tidak mengetahui siapa sosok orang yang menyebarkan video tersebut. Ia mengatakan gambar anggotanya yang sedang menyamar itu diambil dari media sosial.

"Mungkin fans kali. Ambil-ambil foto beliau. Intinya dari akun dia disambung-sambungin," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill