Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Perayaan natal yang sebentar lagi akan diselenggarakan mendatangkan rezeki kepada para pengrajin ornamen rohani, seperti patung Yesus Kristus atau Bunda Maria.
Salah satunya seperti pengrajin ornamen rohani di Jalan Jombang Astek, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangsel yang selalu ramai pesanan, seperti dilansir dari Tribunnews, Rabu 14 Desember 2022.
Herman, mandor pengrajin patung mengaku Natal tahun ini mereka mengalami peningkatan drastis dibandingkan masa pandemi Covid-19.
"Naik 70 persenlah. Kalau pandemi lalu cuma 20 persen. Rata-rata pemesanan dilakukan secara online, dan yang beli kebanyakan gereja," kata Herman.
Herman mengungkapkan, tercatat telah ada 10 patung yang dipesan oleh pelanggan dan akan semakin meningkat saat momen puncak Natal tiba.
Dalam satu hari, lanjut Herman, timnya bisa membuat dua patung berukuran 2 meteran. Sedangkan untuk finishing, pihaknya membutuhkan waktu kurang lebih seminggu.
Herman mengaku adanya pandemi Covid 19 memang cukup mempengaruhi bidang usaha kerajinan ornamen rohani. Sebab, biasanya sebelum ada pandemi, timnya telah mengerjakan hampir 20 patung bahkan sebelum tanggal 25 Desember.
Adapun patung produksinya ini, telah terjual ke beberapa provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan dan Papua. Sementara untuk luar negeri, pihaknya baru saja ini mendapat permintaan pesanan dari negara Kongo.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGJumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan tabung di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah menjadi tiga orang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews