Connect With Us

Dinkes Tangsel Beri Tips Hadapi Cuaca Panas Ekstrem 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 30 April 2023 | 08:42

Ilustrasi cuaca panas di Indonesia. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan sejumlah tips untuk menghadapi panas ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah saat ini.

Hal ini menanggapi hasil laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait suhu maksimum di Kecamatan Ciputat Tangsel mencapai 37,2 derajat celsius akibat perkembangan gelombang panas Asia pada 17 April 2023 lalu.

Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, masyarakat hendaknya memperkuat imun tubuhnya dala menghadapi cuaca panas ekstrem saat ini.

"Agar tubuh tetap sehat dan dapat terhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas harian," ujarnya.

Selain itu, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menghindari dampak dari cuaca panas saat berada di luar ruangan.

Pertama, perbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi. Hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis.

"Kedua, hindari kontak langsung dengan sinar matahari, gunakan alat pelindung, seperti topi atau payung," ucapnya.

Lanjutnya, masyarakat dapat mengenakan baju dengan bahan yang ringan dan longgar. Hindari penggunaan baju berwarna gelap lantaran dapat menyerap panas.

Lalu, saat berada di luar ruangan usahakan untuk berteduh sekitar pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

"Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup," imbuhnya.

Untuk memperkuat perlindungan, gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yg tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah dan sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.

Terdapat beberapa gejala yang dapat timbul akibat cuaca panas ekstrem, di antaranya:

1. Keringat berlebih

2. Kulit terasa panas dan kering

3. Rasa berdebar atau jantung terasa berdetak lebih cepat

4. Kulit terlihat pucat

5. Kram pada kaki maupun abdomen

6. Mual, muntah, pusing

7. Urin yang sedikit dan berwarna kuning pekat

"Jika muncul gejala tersebut, dinginkan tubuh dengan kain basah atau sponge basah pada pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya serta banyak minum air," jelasnya.

Allin mengimbau agar masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi serta istirahat yang cukup.

"Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakitagar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin," pungkasnya.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill