Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 900 personel polisi Tangerang Selatan (Tangsel) akan dikerahkan pada operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 mendatang.
Kapolres Tangsel AKBP Faisal Febrianto mengatakan, selain ratusan personel pihaknya juga menyiagakan sarana dan prasarana meliputi kendaraan taktis, patrol, dan lainnya.
"Karena tahapan-tahapan Pemilu memerlukan kegiatan pencegahan,” ujarnya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 yang berlangsung di Halaman Polres Tangsel, Selasa, 17 Oktober 2023.
Selain itu, pihaknya juga menggelar simulasi penanganan apabila terjadi konflik-konflik terkait pemilu pada Rabu, 18 Oktober 2023.
Faisal menuturkan, Pemilu di Tangsel dari tahun ke tahun kental akan kerawanan polarisasi dan isu SARA.
Menurutnya, hal ini dikarenakan masyarakat masih sangat heterogen terkait adanya berbagai agama dan suku di Indonesia.
"Ini akan kita antisipasi pada saat memasuki tahapan pemilu sampai pencobloson. Mungkin nanti saat pencoblosan dan perhitungan kerawanannya berbeda," imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan menjaga keamanan di seluruh wilayah Tangsel dengan asumsi seluruhnya merupakan wilayah rawan. Sebab, Faisal tak ingin meremehkan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami persiapkan pengamanan sesuai situasi dan geografisnya. Pasukan akan kita sebar mulai pendistribusian logistik Pemilu," pungkasnya.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGKementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews