KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Kasus positif Covid-19 di Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami peningkatan hingga mencapai 135 kasus pada Sabtu, 16 Desember 2023, lalu.
Angka ini hampir menyusul di Jakarta yang mencapai 200 kasus pada Minggu, 17 Desember 2023.
Kepala Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Jakarta,
Ngabila Salama mengatakan, meski peningkatan, kasus Covid-19 ini cenderung bersifat asimtomatik atau ringan.
"Itu seharusnya mereda setelah tiga hingga lima hari isolasi mandiri," katanya dikutip dari The Jakarta Post pada Senin, 18 Desember 2023.
Kendati begitu, Ngabila mengimbau agar masyarakat segera melengkapi vaksinasi Covid-19 lantaran jumlah kasus yang meningkat tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menyebut, sebagian besar pasien Covid-19 di wilayahnya telah menjalani isolasi mandiri.
Dikatakan Allin, hal ini guna memperkuat disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
Selain itu, ia pun mendorong vaksinasi bagi masyarakat untuk menghindari penyebaran virus lebih lanjut.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGLedakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews